Infoacehtimur.com | Langsa – Hujan deras melanda Kota Langsa, meski tidak disertai angin kencang, namun sejumlah masyarakat merasa khawatir cuaca buruk seminggu terakhir ini dapat mengakibatkan banjir susulan.
“Banjir dua hari lalu lumpur masih berbekas, ini sudah hujan lagi,” ujar Zainuddin warga Gampong PB. Seulemak, Langsa Baro, Selasa (08/03/2022).
Dirinya merasa was was dengan kondisi ini dan terus memantau debit air yang terus bertambah di sejumlah saluran air di gampong setempat.
Baca Juga:
- Bupati Al-farlaky Temui Mensos Di Jakarta, Perjuangkan Pencairan Bantuan Banjir Gelombang II Untuk Aceh Timur
- Harga Emas Perhiasan Di Idi Rayeuk Hari Ini: Tipe 99 Tembus Rp8 Juta
- Pemkab Atim Raih Opini WTP Ke 12 Berturut-turut Atas LKPD TA.2025
- 53 Lansia di Birem Bayeun Diwisuda, Bukti Semangat Belajar Tak Kenal Usia
- Berkolaborasi Menjaga Hulu Sungai, Tutupan Hutan dan Mata Pencaharian Masyarakat Gayo
Ia menuturkan, air yang naik akibat curah hujan terlihat ada di dua lokasi diperkotaan yaitu di Jalan Teuku Umar, dan Jalan Ahmad Yani.
“Mudah mudahan hujan berhenti segera, kalau sampai pagi nanti, siap siap terimbas banjir,” keluh Zainuddin.
Diketahui, memasuki tahun 2022 banjir melanda di sejumlah kabupaten/Kota. Pada akhir Pebruari 2022, dibeberapa tempat di kawasan kota Langsa dan Aceh Timur terdampak banjir.***

