Close Menu
    info terkini

    Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an Mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > 12.000 Warga Chechnya Siap Dikirim ke Rusia Bantu Presiden Putin di Medan Perang Ukraina
    Internasional

    12.000 Warga Chechnya Siap Dikirim ke Rusia Bantu Presiden Putin di Medan Perang Ukraina

    RedaksiFebruary 26, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Internasional | Ribuan pria dari Chechnya bersedia menawarkan bantuan kepada angkatan bersenjata Rusia. Pernyataan itu diungkapkan Pemimpin Republik Chechnya Ramzan Kadyrov saat militer Moskow melakukan serangan hari kedua di Ukraina. Pada Jumat (25/2/2022).

    12.000 sukarelawan lokal berkumpul di alun-alun pusat ibukota regional, Grozny. Kadyrov memberi tahu publikasi “Chechnya Sevodnya” tentang rapat umum mereka, yang diselenggarakan untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Kremlin dan kesiapan mereka membantu tujuannya.

    “Ini adalah sukarelawan yang siap berangkat untuk operasi khusus kapan saja untuk mengamankan negara dan rakyat kami,” tegas Kadyrov kepada Chechnya Sevodnya.

    Baca Juga:

    • Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an Mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H
    • Empat Warga Aceh Timur Dicambuk 30 Hingga 100 Kali karena Pelanggar Syariat Islam
    • Jelang Ramadhan, Layanan PDAM Diharap Lebih Maksimal
    • Menjelang Ramadhan, Aceh Kian Pulih Walau Puluhan Desa Masih Gelap dan Sunyi
    • Orang Tua Korban Keracunan MBG di Aceh Timur Layangkan Somasi

    Dia menambahkan, “Tidak ada pasukan yang akan dikerahkan sampai Panglima Tertinggi Putin memberi perintah lanjutkan.”

    Menurut Menteri Kebijakan Nasional Chechnya, Akhmed Dudayev, tujuan dari kongregasi itu adalah menunjukkan bagaimana kesiapan pasukan untuk mengikuti perintah dan mempertahankan tanah air mereka.

    “Itu adalah pemeriksaan personel,” papar Dudayev menjelaskan kepada RBK, “Pemeriksaan kesiapan personel untuk melaksanakan perintah panglima tertinggi, presiden negara, Vladimir Vladimirovich Putin.”

    Dalam pidato yang dia berikan kepada prajurit yang berkumpul di Grozny tengah, Kadyrov menuntut agar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta maaf kepada Putin.

    “Mengambil kesempatan ini, saya ingin memberikan saran kepada Presiden Zelensky saat ini agar dia menelepon Presiden kita, Panglima Tertinggi Vladimir Vladimirovich Putin, dan meminta maaf karena tidak melakukannya lebih cepat,” ujar dia.

    “Lakukan untuk menyelamatkan Ukraina. Minta maaf dan setujui semua persyaratan yang diajukan Rusia. Ini akan menjadi langkah yang paling benar dan patriotik baginya,” papar pemimpin Chechnya itu.

    Moskow menggelar “operasi militer khusus” di Ukraina pada dini hari Kamis pagi, dengan maksud demiliterisasi dan “de-nazifikasi” negara itu. Sebelumnya, Rusia menuduh bahwa pemerintah Kiev bertanggung jawab atas delapan tahun genosida dalam perang negara itu di wilayah Donbass.

    Saat hari kedua serangan hampir berakhir, sebagian besar militer Ukraina telah lumpuh, dengan bandara, pusat komunikasi, infrastruktur pertahanan, dan pangkalan militer rusak dalam serangkaian serangan udara Rusia. Pada Jumat, Sekretaris Pers Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Kiev telah “menghilang” setelah memilih Warsawa sebagai tempat mengadakan negosiasi dengan Moskow.

    “Zelensky mengatakan dia siap untuk membahas status netral Ukraina. Awalnya, Putin mengatakan bahwa tujuan operasi itu adalah untuk membantu Republik Rakyat Lugansk dan Donetsk, termasuk melalui demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina.

    Dan ini, pada kenyataannya, merupakan komponen integral dari status netral,” ujar Peskov. Lihat Juga: Paus Fransiskus Mendadak Datangi Kedutaan Besar Rusia di Vatikan (sya) chechnyaperang rusiaperang rusia ukrainaperang rusia vs ukrainakonflik ukraina vs rusia 170 Total Shares Mungkin Anda Suka

    Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Sabtu, 26 Februari 2022 – oleh Syarifudin dengan judul “12.000 Warga Chechnya Siap Dikirim Rusia di Medan Perang Ukraina”.

    Harian Aceh Kabar Aceh Timur kabar internasional
    Highlights

    Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an Mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H

    zakariaFebruary 11, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh – Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an akan mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H…

    Empat Warga Aceh Timur Dicambuk 30 Hingga 100 Kali karena Pelanggar Syariat Islam

    February 11, 2026

    Jelang Ramadhan, Layanan PDAM Diharap Lebih Maksimal

    February 11, 2026
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Salah Satu Warga Aceh Timur Tertangkap, BNN Amankan Ratusan Kg Barang Bukti Narkotika

    February 5, 2026

    Empat Warga Aceh Timur Dicambuk 30 Hingga 100 Kali karena Pelanggar Syariat Islam

    February 11, 2026

    DPRK Aceh Timur Panggil Lembaga Kredit: “Jangan Cari Keuntungan Lebih Ditengah Penderitaan Rakyat”

    February 5, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an Mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H

    February 11, 2026
    Terpopuler

    Dua KK dalam Satu Keluarga Apakah dapat RUMAH,Ini Jawaban TEGAS BUPATI ACEH TIMUR !!

    January 27, 2026706
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.