Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Sekitar 40 ekor gajah liar menerobos pagar listrik atau power fencing dan memasuki area perkebunan warga di Dusun Lubuk Bayah, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
Kawanan gajah tersebut merusak sejumlah tanaman produktif milik warga. Dalam video yang diterima wartawan, tampak tanaman sawit, pinang, pisang, dan sejumlah komoditas lain rusak parah usai dilintasi kawanan satwa liar itu.
Salah seorang warga setempat, Irwansyah kepada http://Serambinews.com, Selasa (22/9/2026), menuturkan kawanan gajah diperkirakan datang dari kawasan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Atakana.
Dari sana, gajah-gajah itu bergerak masuk ke perkebunan warga yang berada di pinggir ruas jalan Peureulak – Lokop.
Irwansyah menyebutkan, keberadaan power fencing yang telah dipasang ternyata belum mampu mencegah gajah masuk ke kebun warga. Ia menduga arus listrik pada pagar kejut tersebut tidak cukup kuat untuk menghalau pergerakan kawanan gajah.
Baca Juga: Kawanan Gajah Masuk Pemukiman, Bayi Gajah Nyaris Hanyut Saat Diusir Warga
Baca Juga: Gajah Turun Lagi, Kabel Penghalau Gajah Tak Berfungsi, Warga Aceh Timur Merugi
“Power fencing untuk menghalau gajah diperkirakan kurang efektif karena arus listriknya kurang memadai,” ujar Irwansyah.
Menyusul insiden tersebut, warga Desa Seumanah Jaya mendesak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk segera turun ke lokasi. Mereka berharap kawanan gajah bisa segera dihalau dan digiring kembali ke habitatnya agar konflik tidak semakin meluas.
Konflik gajah dan manusia bukan hal baru di Aceh Timur. Berdasarkan data BKSDA Aceh, sepanjang 2015-2020 tercatat 103 kasus konflik gajah-manusia di wilayah ini, angka tertinggi dibandingkan kabupaten lain di Aceh.
Konflik berkepanjangan itu turut diiringi tingginya angka kematian gajah. Pada periode 2017-2018, tercatat 26 kematian gajah di seluruh Aceh, dan 16 di antaranya terjadi di Aceh Timur.
Secara populasi, Gajah Sumatera terus mengalami tekanan serius. Data International Union for Conservation of Nature (IUCN) mencatat populasi gajah sumatera pada 2007 masih berkisar 2.800-4.800 individu. Namun pada 2021 jumlahnya menciut dan diperkirakan tersisa sekitar 924-1.359 individu saja.
Aceh sendiri masih menjadi salah satu kantong utama populasi Gajah Sumatera di Indonesia. Pada 2020, jumlah gajah di Aceh diperkirakan mencapai 539 individu, menurun dibandingkan sekitar 800 individu yang tercatat pada 2003.

