Close Menu
    info terkini

    Tinjau Pembangunan Huntara di Desa Blang Senong, Bupati Naik Pitam

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Terkait SILPA dan Dana Aceh Mengendap di Bank
    Opini

    Terkait SILPA dan Dana Aceh Mengendap di Bank

    RedaksiJanuary 3, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Rektor USK Prof Syamsul: Sekda Aceh Cuma Bisa Gunakan Model Manajemen Sapu

    Banda Aceh | Besarnya dana Aceh yang menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan ((SILPA) saban tahun serta mengendapnya dana (APBA 2021) Rp4 triliun lebih di bank. Ternyata tak hanya menjadi atensi khusus Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.


    Selanjutnya, ikut menyita perhatian Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU.,ASEAN.,Eng. Guru besar USK ini mengaku heran dengan kinerja aparatur Pemerintah Aceh, khusus Sekda Aceh dr. Taqwallah yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA). 

    “Coba lihat, dari tahun ke tahun, dana SILPa terus bertambah. Ini membuktikan ada yang tidak beres dari kinerja dan tata kelola pemerintahan, khususnya keuangan,” kritik Prof Syamsul, Kamis, 30 Desember 2021 di Banda Aceh.

    Menurut Prof Syamsul, selama ini pembangunan Aceh sangat tergantung pada transfer dana dari pusat. Baik Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Otonomi Khusus (Otsus). Sebab, tidak ada industri skala menengah dan besar yang tumbuh dan berjalan di Aceh. Akibatnya, berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD).

    “Tapi, kemiskinan dan pengangguran masih menjadi momok yang sangat memalukan untuk Aceh. Lebih tragis lagi, Aceh tak hanya mengalami darurat kemiskinan.Tapi juga darurat pengangguran, darurat stanting, darurat narkoba, darurat bencana, darurat judi online, darurat korupsi serta darurat kekerasan seksual,” ungkap Prof Syamsul. 

    Ironisnya, dana dalam jumlah besar itu pun tak mampu dikelola dengan baik atau menjadi stimulus serta lokomotif bagi tumbuhnya perekonomian rakyat. 

    “Padahal, berbagai dana dari pusat tersebut, harusnya dihabiskan untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan serta perekonomian rakyat, sesuai dengan aturan yang berlaku. Bukan justeru dikembalikan ke pusat atau menjadi Silpa,” ungkap Prof Syamsul.

    Itu sebabnya nilai Prof Syamsul. “Bencana” birokrasi ini terjadi karena Sekda Aceh tak mampu bekerja dengan baik dan sesuai dengan tupoksinya. 

    “Yang terjadi ibarat orang menyapu. Setelah bersih di depan, lalu kotor kembali di bagian belakang. Begitulah terus berulang-ulang sejak lima tahun terakhir. Lalu, jika ada yang kurang beres, lakukan gonta ganti pejabat. Ini yang saya sebut manajemen menyapu ,” ujar dia.

    Kondisi ini memang kontras dengan apa yang digaungkan selama ini.

    “Rapat-rapat sampai larut malam, tetapi hasilnya Silpa sangat besar. Artinya, Ketua TAPA atau Sekda Aceh kerjanya tidak fokus dan tidak tahu apa yang di kerjakan. Tupoksi Sekda saja tidak beres apalagi mau kerja lain,” kritik Prof Syamsul.***

    Harian Aceh Kabar Aceh Timur
    Demo
    Demo
    Highlights

    Tinjau Pembangunan Huntara di Desa Blang Senong, Bupati Naik Pitam

    zakariaMarch 28, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melakukan peninjauan langsung ke…

    1.259 Jiwa Penyintas Banjir di Aceh Timur Masih Mengungsi, Kondisi Belum Pulih

    March 28, 2026

    Pemkab Aceh Timur Salurkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran di Birem Bayeun

    March 27, 2026
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Warga Peureulak Gagal Tidur! Spesialis Pencuri Meteran Air Beraksi, 3 Rumah Jadi Korban

    March 25, 2026

    Tinjau Pembangunan Huntara di Desa Blang Senong, Bupati Naik Pitam

    March 28, 2026

    Keluarga Besar Menanti Kembali: Nadila Saptiri, Remaja 15 Tahun dari Aceh Timur Hilang Tanpa Berita

    March 27, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Tinjau Pembangunan Huntara di Desa Blang Senong, Bupati Naik Pitam

    March 28, 2026
    Terpopuler

    Warga Peureulak Gagal Tidur! Spesialis Pencuri Meteran Air Beraksi, 3 Rumah Jadi Korban

    March 25, 2026367
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.