Close Menu
    info terkini

    Dpr Sorot Data Dtsen Berantakan, Bps Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp1,473 Triliun

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Tingkatkan Kualitas Lingkungan dan Ekonomi, Sulaiman-Abdul Hamid Bakal Fokus Kembangkan Ekowisata di Serbajadi
    Aceh Timur

    Tingkatkan Kualitas Lingkungan dan Ekonomi, Sulaiman-Abdul Hamid Bakal Fokus Kembangkan Ekowisata di Serbajadi

    RedaksiNovember 23, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Peusijuk Sulaiman Tole - Abdul Hamid oleh Tokoh Gayo Lokop
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    ACEH TIMUR – Calon Bupati-Wakil Bupati Aceh Timur nomor urut 1, H. Sulaiman-Abdul Hamid (SAH) berjanji akan mengembangkan wilayah Kecamatan Serbajadi, sebagai kawasan Ekowisata yang berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik.

    Ekowisata merupakan salah satu kegiatan pariwisata berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

    Advertising
    Demo

    H. Sulaiman atau akrab disapa Haji Tole mengatakan, Serbajadi memiliki potensi yang luar biasa baik dari segi alam dan keanekaragaman hayati maupun kekayaan budayanya.

    Apalagi, Serbajadi juga masuk ke dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), satu-satunya tempat di dunia yang menjadi habitat bagi Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, Badak Sumatera dan Orangutan Sumatera yang terancam punah.

    Namun, dengan luas daerah 2.165 km2 atau sepertiga dari luas Aceh Timur, Serbajadi saat ini masih tergolong sebagai salah satu kecamatan yang tertinggal di Kabupaten Aceh Timur.

    “Kita bersyukur karena Jalan Peureulak-Lokop kini lumayan bagus, ini modal berharga untuk menarik kunjungan wistawan baik lokal maupun mancangera untuk datang,” kata Haji Tole saat bersilaturahmi dengan ratusan masyarakat di Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Jum’at (22/11) sore.

    Akan tetapi, sambungnya, pengembangan ekowisata butuh dukungan maksimal dari masyarakat. Karena, jika dirinya diberi amanah untuk memimpin Aceh Timur 5 tahun ke depan, tentu pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.

    Pengembangan ekowisata yang bertanggungjawab, tambah Haji Tole, sama dengan menjaga lingkungan, yang akan memberikan keuntungan berkali-kali lipat. Sebaliknya, keuntungan yang diperoleh dengan merusak lingkungan, hanya bisa dinikmati sekali saja.

    “Pengembangan ekowisata harus melibatkan masyarakat sekitar dalam aspek perencanaan, pengelolaan, pengawasan, serta memberikan kesempatan kerja. Jadi peran serta dukungan masyarakat sangat dibutuhkan,” jelasnya.

    Haji Tole bersama wakilnya, Abdul Hamid atau akrab disapa Apong, mengaku juga akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman, khususnya di Serbajadi, yang menjadi salah satu program kerja unggulan mereka.

    Berbekal pengalaman panjang dan relasi luas serta memiliki pemahaman yang baik tentang dunia konstruksi, menjadi modal berharga bagi Haji Tole jika kelak berhasil memimpin Aceh Timur.

    “Ada 100 lebih gampong di pedalaman yang membutuhkan penanganan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan jaringan komunikasi. Selain itu, juga ada sekitar 60 desa di kawasan pesisir yang membutuhkan infratruktur seperti jaringan air bersih, irigasi dan pasokan energi,” jelasnya.

    Selama ini, para petani sering mengeluh soal akses transportasi terutama untuk mengangkut hasil panen. Tak jarang, mereka harus merelakan hasil buminya dihargai dengan amat murah, demi memangkas biaya pengangkutan akibat buruknya akses transportasi.

    Diketahui dari total 1.549 kilometer panjang ruas jalan penghubung antar desa dan antar kecamatan di Aceh Timur, lebih dari 1.088 kilometer dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat. Selain itu, 375 kilometer lainnya dalam kondisi baik dan 85 kilometer sisanya dalam kondisi sedang.

    “Kita akan fokus dulu pada akses transportasi di pedalaman, sesuai dengan misi strategis yang telah disusun. Di samping berbagai upaya lain seperti pemberian ilmu untuk para petani, penyediaan pupuk serta perbaikan akses pasar yang kesemuanya berujung pada peningkatan produktivitas serta pendapatan para petani,” pungkasnya.

    Sulaiman Tole - Abdul Hamid
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Dpr Sorot Data Dtsen Berantakan, Bps Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp1,473 Triliun

    zakariaSeptember 4, 2026

    Infoacehtimur.com | Nasional – Di tengah sorotan terhadap kualitas Data Desil masyarakat yang berantakan, Badan…

    Pemuda di Peunaron Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Menyeberang Sungai

    September 4, 2026

    Pohon Sawit Roboh Timpa Rumah Warga Di Bantayan Timu, Idi Rayeuk

    September 4, 2026
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Dpr Sorot Data Dtsen Berantakan, Bps Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp1,473 Triliun

    September 4, 2026
    terpopuler

    MENANG TELAK! MUSMULYADI RAUP 124 SUARA DI PILCHIK Peukan Idi Cut

    September 2, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.