Infoacehtimur.com, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meresmikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana banjir di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Jumat (16/1/2026). Huntara ini digagas oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan dibangun di 19 kecamatan terdampak bencana.
Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi atas kerja sama BNPB dan berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat korban banjir. “Kami akan melanjutkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban banjir setelah tahapan hunian sementara,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Alfarlaky: 3.000 Huntara Dibangun untuk Korban Bencana di Aceh Timur
Baca Juga: Bupati Aceh Timur Laporkan Masalah Huntara ke Mendagri, Tito Karnavian: “Ancam Sedikit”
Dewan Pengarah BNPB, Isroil Samihardjo, melaporkan bahwa jumlah rumah rusak berat di Aceh Timur mencapai 3.843 unit, dengan 3.413 unit masuk dalam skema penanganan hunian sementara. BNPB akan membangun 600 unit huntara, sementara sisanya akan dibangun oleh Danantara.
Bagi warga yang belum bersedia menempati huntara, pemerintah menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan. Saat ini, 430 data penerima DTH telah dinyatakan valid, dengan 200 di antaranya telah ditransfer ke rekening penerima.

