Infoacehtimur.com | Internasional – Presiden Prabowo Subianto menyebut kondisi kemanusiaan di Gaza, Palestina, mulai membaik seiring masuknya bantuan dalam jumlah besar. Ia optimistis peluang perdamaian terbuka setelah penandatanganan piagam Dewan Perdamaian, inisiatif Presiden AS Donald Trump, di sela World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22-1-2026).
Prabowo menegaskan Indonesia siap berperan aktif dalam forum tersebut sebagai komitmen terhadap perdamaian dan kemanusiaan, khususnya bagi rakyat Palestina.
Namun nyatanya, Israel kembali melancarkan serangan ke Jalur Gaza pada Sabtu (31-1-2026), meski baru saja bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga: Rumah Sakit Jadi Incaran Rudal Israel, Puluhan Ribu Penduduk Tinggalkan Gaza
Baca Juga: Jurnalis Palestina Rushdi Sarraj Tewas Dalam Serangan Israel Biadab di Gaza
Serangan ini menewaskan sedikitnya 32 warga Palestina, termasuk anak-anak. Militer Israel berdalih aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas.
Namun di lapangan, narasi “perdamaian” kembali runtuh oleh jatuhnya korban sipil. Indonesia sendiri tercatat ikut bergabung dalam forum perdamaian tersebut. Secara diplomatik, langkah ini dimaksudkan untuk membuka ruang dialog dan menekan eskalasi konflik.
Namun ketika serangan tetap berlangsung, posisi Indonesia patut diuji- apakah kehadiran ini benar-benar memberi daya tekan, atau justru berisiko melegitimasi proses damai yang tidak menghentikan kekerasan.
Di tengah krisis kemanusiaan Gaza, konsistensi sikap dan keberanian diplomasi menjadi kunci agar perdamaian tidak berhenti sebagai simbol, tapi berdampak nyata di lapangan.
Indonesia telah menyatakan komitmennya terhadap perdamaian dan kemanusiaan, khususnya bagi rakyat Palestina. Namun, serangan Israel ini menunjukkan bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk mencapai perdamaian yang sebenarnya.
Bagaimana menurut Anda, apakah peran Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza dapat membawa perubahan bagi rakyat Palestina?
