Infoacehtimur.com, Julok – Libur lebaran Idul Adha terpaksa harus dijalani dalam ruang perawatan medis oleh 9 masyarakat Desa Blang Paoh Sa, Kecamatan Julok, Aceh Timur, akibat terjangkit Demam Berdarah (DBD).
Masyarakat Blang Paoh Sa mulai terjangkit DBD sejak Selasa (26/65/2026), dalam momentum “Meugang”. Hingga kini Kamis (4/6), sejumlah 3 pasien masih dirawat di RAUD Zubir Mahmud, sedangkan 6 lainnya telah kembali ke rumah.
Camat Julok H. Muhammad Ishak, S.Pdi.,M.M disela kesibukan turut menjenguk masyarakatnya di RSUD Zubir Mahmud, ia turut memeriksa kronologis kejadian untuk mengetahui lokasi awal terjangkit DBD. Terlebih, Desa tersebut baru-baru ini telah dilakukan upaya vogging pencegahan DBD.
“Mayoritas warga yang kena (terjangkit) DBD ini anak pesantren yang pulang kampung menjelang lebaran. Saya perlu memastikan kronologisnya untuk upaya pencegahan lanjutan didalam Desa”, terang Camat Julok, akrab disapa Cek Mad atau Teungku Muhammad.

Upaya pencegahan DBD melalui tindakan vogging, telah dilakukan pada Senin, (1/6/2026), selanjutnya pada Selasa (2/6), diikuti dengan sosialisasi Kebiasaan Hidup Bersih Untuk Pencegahan Demam Berdarah. Sayangnya, beberapa warga setempat masih terjangkit.
“Sebelumnya kita sudah lakukan vogging untuk pencegahan. Dengan adanya warga yang terkena (DBD) seperti ini, maka upaya pencegahan jangka panjang perlu kita lakukan lebih intens. Jagalah kebersihan lingkungan penduduk dan kebersihan dalam rumah, hingga kamar mandi. Kebersihan harus lebih terpelihara lagi, untuk anak-anak kita”, tegas Camat Julok.
Salah satu warga Desa Blang Paoh Sa yang terjangkit DBD ialah perempuan inisial DY berusia 34 tahun, sedangkan 8 pasien lainnya merupakan anak usia dibawah umur dengan rentang usia 13 hingga 16 tahun.
Camat Julok turut mengapresiasi Bupati Aceh Timur atas atensinya dalam memerintahkan Dinas Kesehatan, untuk menangani wabah DBD di Julok, sehingga diharapkan ke depan penyakit itu tidak menjadi wabah ke desa-desa tetangga.
“Sebagai perpanjangan tangan bapak bupati, maka tentu kami mengajak kita semua untuk membiasakan hidup sehat, sehingga berbagai penyakit terhindari,” pungkas H. Muhammad Ishak.

