Infoacehtimur.com | Nasional – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau mahasiswa dan masyarakat yang menggelar unjuk rasa agar tetap mengedepankan akhlak dan bahasa santun. Ia mencontohkan Nabi Musa dan Nabi Harun yang tetap berbicara lembut saat menyampaikan dakwah kepada Firaun.
Imbauan itu disampaikan Nasaruddin kepada wartawan di Hotel Claro Makassar, Selasa 17/6/2026, di tengah rencana 12 titik aksi unjuk rasa di Kota Makassar.
Sebagai Menteri Agama, Nasaruddin mengaku punya kepentingan mengingatkan umat beragama agar unjuk rasa tidak keluar dari koridor akhlakul karimah.
“Jadi jangan sampai nanti kita melakukan suatu tujuan yang baik, tapi melalui cara-cara yang kurang baik. Akhirnya kontraproduktif, ya kan,” ujarnya.
Baca Juga: Menag Usulkan Biaya Haji Rp 69 Juta per Jemaah
Baca Juga: Menag: KUA Jadi Tempat Menikah Semua Agama, Tak Hanya Islam
Ia merujuk ayat Al-Qur’an tentang perintah Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Harun untuk menemui Firaun dengan perkataan yang lemah lembut.
“Nabi Musa dan Nabi Harun diminta menghadap kepada Firaun, itu juga ditegaskan dalam ayat Alquran. Firaun itu menggunakan ungkapan lain, bahasa yang santun. Jadi orang seperti Firaun pun juga perlu diberikan bahasa santun,” kata Imam Besar Masjid Istiqlal itu.
Nasaruddin berharap peserta aksi menyampaikan gagasan kepada pemerintah dengan cara “win-win solution”, bukan “loss-loss solution”.
“Jadi saya pikir sebagai warga bangsa, umat beragama, dalam berbagai hal tetaplah kita menerapkan akhlakul karimah saat menyampaikan gagasan. Enak kan kalau win-win solution,” ucapnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto menyebut ada 12 titik aksi unjuk rasa di Makassar hari ini dengan berbagai isu. Salah satunya di Flyover.
“Alhamdulillah sampai dengan sekarang informasinya kita akan menghadapi unjuk rasa ini dalam situasi yang aman dan damai. Kita juga ingatkan kepada masyarakat dan peserta unjuk rasa bisa mentaati aturan yang berlaku,” kata Didik.

