Infoacehtimur.com | Langsa – Hujan deras melanda Kota Langsa, meski tidak disertai angin kencang, namun sejumlah masyarakat merasa khawatir cuaca buruk seminggu terakhir ini dapat mengakibatkan banjir susulan.
“Banjir dua hari lalu lumpur masih berbekas, ini sudah hujan lagi,” ujar Zainuddin warga Gampong PB. Seulemak, Langsa Baro, Selasa (08/03/2022).
Dirinya merasa was was dengan kondisi ini dan terus memantau debit air yang terus bertambah di sejumlah saluran air di gampong setempat.
Baca Juga:
- Luhut: Bansos Akan Jadi Transfer Tunai Rp5,4 Juta per Orang, Pakai Digital Single ID
- Peneliti Desak Pemerintah Pusat Perjelas Skema Bagi Hasil Gas Andaman untuk Aceh
- Aceh Timur Buka Karpet Merah Investor Pabrik Minyak Goreng, Bupati Temui Semua PKS
- Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan, Bunda PAUD Julok: Mari Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun
- Bahlil Setujui POD I Tangkulo, Proyek Gas Raksasa South Andaman Tahap Pengembangan Dimulai
Ia menuturkan, air yang naik akibat curah hujan terlihat ada di dua lokasi diperkotaan yaitu di Jalan Teuku Umar, dan Jalan Ahmad Yani.
“Mudah mudahan hujan berhenti segera, kalau sampai pagi nanti, siap siap terimbas banjir,” keluh Zainuddin.
Diketahui, memasuki tahun 2022 banjir melanda di sejumlah kabupaten/Kota. Pada akhir Pebruari 2022, dibeberapa tempat di kawasan kota Langsa dan Aceh Timur terdampak banjir.***

