Infoacehtimur.com, Julok – Salbiah (53) seorang guru ngaji asal Gampong Tanjong Tok Blang, Julok, dikabarkan mengalami kendala pengobatan kanker akibat keterbatasan ekonomi. Ia menderita sakit parah ditengah himpitan ekonomi keluarga kurang mampu.
Setelah menerima informasi, Bupati Aceh Timur mengambil tindakan respon cepat. Bupati Iskandar Usman Alfarlaky melalui Camat Julok H. Muhammad Ishak, bersama Ketua APDESI Julok, Darwin, pada Minggu (2/8) malam menjenguk langsung Salbiah yang sedang terbaring lemas di rumah orangtuanya di Gampong Lhok Seuntang, Kec. Julok.
Dalam sepekan terakhir, Salbiah dirawat di RSUD Dr. Zainal Abidin Banda Aceh. Namun akibat ekonomi dan biaya pendampingan yang tidak mencukupi, suami dari Salbiah memutuskan untuk membawa pulang ke rumah, Minggu (2/8) pagi.
Usai mengujungi dan menjenguk Salbiah di Lhok Seuntang, Camat Julok, H. Muhammad Ishak, menjelaskan bahwa kondisi tubuh Salbiah masih terpasang selang makan dan minum, yang dipasang petugas medis di RSUD ZA Banda Aceh.
“Kita awalnya berkoordinasi dengan perangkat desa untuk menjenguk Salbiah di Tanjong Tok Blang. Tapi ternyata Salbiah, telah dibawa ke rumah orangtuanya di Lhok Seuntang, sehingga kita menjenguknya ke sana. Kondisinya belum sehat dan perlu tindakan lanjutan dari medis, terutama memastikan tumor ganas atau bukan tumor ganas. Tapi sampai saat ini keluarga masih bermusyawarah, apakah Salbiah akan dirujuk ke RS yang sama di Banda Aceh atau RSUD Adam Malik Medan,” urai H. Muhammad Ishak.
Camat Julok, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi Salbiah ke Bupati Aceh Timur. “Bapak Bupati merespon cepat terkait laporan kami. Bahkan hasil musyawarah keluarga terkait sikap lanjutan terhadap Salbiah, nantinya diteruskan ke pihaknya (bupati),” ujar H. Muhammad Ishak.
Kunjungan Camat Julok ke rumah orangtua Salbiah, disambut hangat pihak keluarga, pemerintah desa dan warga sekitar di di Gampong Lhok Seuntang, Kec. Julok.

