Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Baitul Mal segera membenahi administrasi dan mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar tidak ada “permainan” dalam distribusi dana umat. Rabu (9/9/2026).
Pernyataan itu disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada jajaran Sekretariat Baitul Mal Aceh Timur.
Bupati menegaskan akan menindak tegas jika ditemukan praktik pemotongan dalam penyaluran bantuan.
“Jika ditemukan adanya pemotongan atau permainan dalam penyaluran bantuan, Bupati meminta masyarakat segera melaporkannya. Pemerintah daerah akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan,” ujar Al-Farlaky.
Selain persoalan penyaluran, Bupati meminta Baitul Mal memperbaiki administrasi dan mempercepat proses penyaluran bantuan.
“Kalau memang dibutuhkan pertimbangan dari kami, silakan menghadap langsung. Kita berdiskusi mencari jalan keluar yang terbaik, sehingga dana-dana yang terhimpun dari umat ini tidak tertahan terlalu lama di rekening Baitul Mal,” ujarnya.
Baca Juga: Bang Gaes Dorong Pengawasan Ketat Penyaluran Bantuan Modal Usaha Baitul Mal Aceh
Baca Juga: Bank Aceh Cabang IDI Serahkan Bantuan Kursi Roda, Dukung Pelayanan RSUD Pascabanjir
Bupati juga mengingatkan, dana umat yang terlalu lama tersimpan dan tidak segera disalurkan dapat menjadi perhatian dalam pemeriksaan BPK RI.
Di sisi lain, Bupati meminta pengurus Baitul Mal tidak hanya fokus menyalurkan, tapi juga aktif meningkatkan penghimpunan zakat.
Ia mendorong Baitul Mal membangun audiensi dengan berbagai pihak.
“Harus ada peningkatan penghimpunan dana umat. Kita perlu melakukan audiensi dan bertemu dengan perusahaan-perusahaan serta lintas sektor lainnya, termasuk TNI, Polri, pihak perbankan seperti BSI dan Bank Aceh, serta perusahaan-perusahaan perkebunan,” kata Al-Farlaky.
Bupati menyebutkan, tahun ini Pemkab Aceh Timur akan mendorong pembangunan sekitar 56 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Baitul Mal juga diharapkan terus memperkuat program bantuan pendidikan bagi para santri, baik di dalam Aceh Timur maupun yang belajar di pesantren luar daerah hingga luar negeri.
“Pemerintah dan Baitul Mal harus sama-sama menjaga dan membesarkan nama daerah. Kita harus bersinergi dalam menjalankan visi dan misi pembangunan Aceh Timur,” ujar Bupati.
Ia menutup dengan mengajak seluruh jajaran Baitul Mal mendukung agenda pembangunan melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
“Pemerintahan ini kita jaga bersama. Kita sama-sama saling membesarkan dan mendukung kerja-kerja pembangunan yang sedang kita lakukan di Aceh Timur,” pungkas Bupati Al-Farlaky.

