Infoacehtimur.com — Konflik agraria di kawasan PT Bumi Flora, Aceh Timur, kembali memanas pada Senin, 28 September 2026. Di tengah aksi penyampaian aspirasi masyarakat, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka.
Salah satunya adalah Abubakar, 29 tahun, warga Seneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur. Ia mengaku mengalami luka pada kaki saat aksi berlangsung. Abubakar mengatakan, sebuah peluru mengenai kaki kanannya dan masih bersarang di bagian tersebut. Kondisi itu membuatnya membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Sebelumnya, Abubakar sempat mendapatkan perawatan di RSUD Zubir Mahmud, Aceh Timur. Namun, menurut pengakuannya, tindakan untuk mengeluarkan peluru belum dapat dilakukan karena persoalan pembiayaan yang disebut tidak dapat ditanggung BPJS.
“Saat aksi saya tertembak, dan kaki saya terkena peluru. Saya sudah ke RS Zubir Mahmud, dan tidak ditangani karena tidak bisa diklaim BPJS. Rencananya saya akan dioperasi di Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh,” ujar Abubakar.
Dengan kondisi tersebut, Abubakar kemudian dibawa ke Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RSUD dr. Zainoel Abidin. Harapan itu akhirnya terwujud. Abubakar telah menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di kakinya.
Pascaoperasi, kondisi Abubakar dilaporkan semakin membaik. Ia kini masih menjalani masa pemulihan setelah mendapatkan penanganan medis.
Kisah Abubakar menjadi bagian dari dampak kemanusiaan yang muncul di tengah konflik agraria yang kembali memanas di kawasan PT Bumi Flora. Masyarakat sebelumnya menyampaikan berbagai tuntutan terkait persoalan lahan yang hingga kini masih menjadi perhatian warga.
Dalam peristiwa 28 September tersebut, warga juga menyebut terjadi pembubaran aksi oleh aparat kepolisian dengan penggunaan gas air mata. Berbagai informasi mengenai bentrokan, korban luka, serta penggunaan proyektil dalam peristiwa tersebut perlu ditelusuri dan dikonfirmasi kepada seluruh pihak terkait.
Bagi Abubakar, persoalan aksi telah berlalu, tetapi proses pemulihan masih menjadi bagian penting dari perjalanan yang harus ia jalani. Kini, setelah peluru karet berhasil dikeluarkan dari kakinya, ia berharap semoga kondisinya segera pulih.

