Close Menu
    info terkini

    30 Guru di Aceh Timur Diedukasi Soal Disleksia, Dorong Deteksi Dini di Sekolah

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > 30 Guru di Aceh Timur Diedukasi Soal Disleksia, Dorong Deteksi Dini di Sekolah
    Aceh Timur

    30 Guru di Aceh Timur Diedukasi Soal Disleksia, Dorong Deteksi Dini di Sekolah

    zakariaOctober 10, 2026
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Dalam rangka Bulan Peduli Disleksia, Yayasan Syedara Madani Center berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Aceh Timur menggelar edukasi bertema “Mengenal dan Mendampingi Anak Diseleksia di Sekolah”.

    Kegiatan berlangsung di Aula Conical Caffe, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Sabtu (10/10/2026), dan diikuti 30 guru SD dan SMP.

    Advertising
    Demo

    Hadir sebagai pemateri dr. Rizki Yolanda, dan melalui daring dr. Athiyatul Aufie Sp.A, dan dr. Munadia Sp.KFR, AIFO-K.

    Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru tentang kesulitan belajar yang dialami sebagian anak, sekaligus mendorong deteksi dini disleksia di sekolah.

    Baca Juga: PAUD Inklusi Syedara Madani Buka Acara Peringatan Hari Anak di Aceh Timur

    Baca Juga: Bunda Paud Aceh Timur Resmikan PAUD Syedara Madani Berkebutuhan Khusus di Gampong Blang Idi Rayeuk

    Dokter Yayasan Syedara Madani Center Aceh Timur, dr. Rizki Yolanda mengatakan, disleksia berkaitan dengan kesulitan membaca, mengeja, dan mengolah bahasa tulis. Kondisi ini tidak berarti anak memiliki kecerdasan rendah.

    “Jangan sampai anak-anak cerdas kita, karena kita tidak mengenali kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi, kehilangan potensinya,” ujar dr. Rizki.

    Ia menilai anak dengan disleksia membutuhkan pendekatan pendampingan yang sesuai, bukan sekadar penilaian akademik di kelas.

    Pihak yayasan berharap 30 guru yang hadir dapat meneruskan pengetahuan tersebut kepada rekan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah, sehingga tanda-tanda diseleksia dapat dikenali lebih awal.

    Sementara itu, dr. Nadila mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama terkait skrining dan deteksi dini pada anak usia dini.

    “Banyak yang saya dapatkan di sini, di antaranya bagaimana kita mengetahui skrining dan deteksi dini pada anak-anak disleksia, terutama pada anak-anak usia dini,” ungkapnya.

    Ia berharap kegiatan edukasi seperti ini terus dilaksanakan agar semakin banyak guru, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang memahami disleksia dan bisa memberikan dukungan tepat sejak dini.

    Disleksia Idi Rayeuk Paud Syedara Madani Yayasan Syedara Madani Center
    Demo
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    30 Guru di Aceh Timur Diedukasi Soal Disleksia, Dorong Deteksi Dini di Sekolah

    zakariaOctober 10, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Dalam rangka Bulan Peduli Disleksia, Yayasan Syedara Madani Center berkolaborasi…

    Minibus L300 Tujuan Peureulak Tabrakan dengan Fortuner di Simpang Dama Aceh Utara

    October 9, 2026
    Demo
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    30 Guru di Aceh Timur Diedukasi Soal Disleksia, Dorong Deteksi Dini di Sekolah

    October 10, 2026
    terpopuler

    Diduga Selundupkan 16 Orang ke Malaysia, Speedboat Tanpa Nama Dihentikan PSDKP

    October 8, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.