Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Masyarakat Serbajadi Lokop, Kabupaten Aceh Timur, mengeluhkan kondisi Jalan Peureulak-Lokop Segmen II yang rusak parah dan belum diperbaiki hingga kini. Keluhan tersebut disampaikan warga kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, Selasa (27/11/2026).
Warga menyebutkan, ada sekitar 19 titik badan jalan yang ambles dan berlubang dalam di sepanjang Segmen II. Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pengguna jalan yang melintas.
Yang paling parah, di STA 73 Dusun Cane, Desa Rampah, Kecamatan Serbajadi, badan jalan terputus total sepanjang kurang lebih 60 meter. Jalan hilang akibat abrasi dan hanyut dibawa banjir bandang pada 26 November 2025 lalu, dan hingga kini belum ada perbaikan.
Akibat putusnya jalan tersebut, warga terpaksa menggunakan jalan darurat yang dibuat di atas tanah milik pribadi warga bernama Sudirman dan Banta di Desa Struktu
Baca Juga: Jalan Peureulak-lokop Putus Akibat Longsor Di Desa Nalon Aceh Timur
Ironisnya, di jalan darurat tersebut dipasang palang oleh pemilik tanah dan dijaga siang malam. Setiap kendaraan yang melintas wajib membayar.
“Yang dari Peureulak menuju Lokop harus bayar Rp5.000 untuk roda 4 dan Rp10.000 untuk roda 6 dan seterusnya per sekali lewat. Begitu juga sebaliknya dari Lokop ke Peureulak harus bayar dengan nominal yang sama,” kata warga atas nama Bukhari Muslim MH.
Warga mengeluhkan jika dalam sehari harus bolak-balik sampai 5 kali, maka biaya yang dikeluarkan sangat besar. “Sudah seperti zaman Indonesia belum merdeka,” keluhnya.
Untuk itu, masyarakat Lokop memohon kepada Gubernur Aceh untuk menegaskan kepada Dinas PUPR Aceh agar mempercepat perbaikan Jalan Peureulak-Lokop Segmen II, terutama di titik putus STA 73.
Surat tersebut juga ditembuskan kepada DPR Aceh, Dinas PUPR Aceh, Bappeda Aceh, BPKP Aceh, Bupati Aceh Timur, DPRK Aceh Timur, dan Muspika Serbajadi.
Perihal: Permohonan Percepatan Perbaikan Jalan Peureulak-Lokop Segmen II STA 73
Kepada Yth. Bapak Gubernur Aceh di Banda Aceh.
Dengan hormat,
Kami masyarakat Serbajadi Lokop, Aceh Timur, menyampaikan keluhan terkait kondisi Jalan Peureulak-Lokop Segmen II yang rusak parah di 19 titik dan terputus total sepanjang ±60 meter di STA 73 Dusun Cane Desa Rampah akibat banjir bandang 26 November 2025.Akibatnya, warga harus menggunakan jalan darurat di atas tanah pribadi yang dipalang dan berbayar Rp5.000-Rp10.000 per sekali lewat. Hal ini sangat memberatkan warga.
Kami memohon Bapak Gubernur dapat memerintahkan Dinas PUPR Aceh untuk segera memperbaiki jalan tersebut.
Atas perhatian dan tindak lanjutnya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
An. Masyarakat Serbajadi/Lokop
Bukhari Muslim MH

