Close Menu
    info terkini

    BNPB Respons Kemarahan Bupati Aceh Timur: Huntara Akan Selesai dalam 10 Hari

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Pembangunan 3 Segmen Jalan Lintas Peureulak – Lokop Wajib
    Aceh Timur

    Pembangunan 3 Segmen Jalan Lintas Peureulak – Lokop Wajib

    RedaksiSeptember 5, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com / Aceh Timur – Pemerintah Aceh wajib menuntaskan proyek multi years contract (MYS) yang telah dibangun sejak 2020, terlebih untuk proyek 3 (tiga) segmen jalan lintas kecamatan yang menghubungkan Aceh Timur dengan Gayo Lues.

    Hal ini ditegaskan oleh ANggota DPRA Dapil Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky saat menyikapi tidak terteranya SILPA 2020 dan 2021 proyek MYC pada KUA-PPAS APBA-Perubahan 2022. Dia mengatakan untuk tiga segmen jalan di lintasan tersebut wajib ada, dan bila tidak ada maka pihaknya akan protes keras kepada Pemerintah Aceh.

    “Ruas itu wajib selesai. Pemerintah Aceh tidak boleh banyak alasan. Bila tidak disediakan anggaran melalui APBA-P 2022, saya selaku wakil rakyat dari Dapil Aceh Timur akan protes keras,” ujar Iskandar Usman.

    Ruas jalan tersebut diketahui progresnya masih berbeda antar segmen, melintasi lima kecamatan yaitu Peureulak,Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Peunaron, Lokop, dan wilayah Gayo Lues. Jalur tersebut merupakan urat nadi yang selama ini sering bermasalah.

    “Masyarakat di sana menginginkan pembangunan ruas jalan di tiga segmen itu selesai seluruhnya. Bila tidak selesai, mereka akan protes,” sebutnya.

    Proses pembangunan jalan di Kawasan tersebut juga telah menimbulkan dampak lingkungan, yaitu hilangnya saluran air, dan terputusnya jalur air. Seperti di Kawasan Gampong Seuneubok Baro, di sana saluran wajib dibangun, agar ketika hujan air tidak mengenangi badan jalan.

    Demikian juga di bebarap titik, pembangunan jalan telah menghilangkan jalur air. Dengan demikian membutuhkan pembuatan box culvert (gorong-gorong), agar air dapat mengalir tanpa hambatan.

    “Bila tidak dibuat box culvert, aliran air akan terhambat, sehingga akan menggenangi sawah warga di satu sisi, dan di sisi lain sawah akan kering kekurangan air,” sebut Iskandar Usman. “dan bila musim hujan, air yang tidak tahu mengalir kemana, akan mendobrak badan jalan.”

    Iskandar juga menambahkan, sepanjang ruas itu sebanyak 5 jembatan dalam kondisi rusak parah. Bahkan ada yang sudah roboh diterjang banjir.

    • Buka Mata & Gosok Gigi: Membaca Harga Jalur Minyak Selat Hormuz vs Selat Malaka
    • 8 Tahun INFO ACEH TIMUR: Tumbuh Bersama Kepercayaan Masyarakat
    • DPW PKB Aceh Diserbu Calon Ketua DPC, Proses Penjaringan DPC PKB Aceh untuk Masa Bakti 2026-2031 Dibuka
    • Petani Tewas Diamuk Gajah, Negara Gagal Redam Konflik Manusia dan Satwa di Aceh

    Diketauhi pihak BPKP Perwakilan Aceh sudah memberikan jawaban atas surat yang dilayangkan oleh Sekda Aceh dr. Taqwallah, yang intinya SILPA 2020 dan 2021 proyek MJC, dapat di-top up di dalam APBA-Perubahan 2022.

    Demikian juga pihak Dinas PUPR Aceh, telah memberikan telaah staf cukup matang, yang intinya proyek MJC wajib dituntaskan agar selain berdaya guna, juga untuk menghindari jeratan hukum di kemudian hari.

    “Sekarang masalahnya hanya ada pada TAPA. Saya kira Ketua TAPA yaitu saudara Taqwallah, harus top up SILPA 2020 dan 2022 ke dalam APBA-P 2022. Ini soal hajat hidup orang banyak. Ini tentang harapan dan cita-cita masyarakat. Bila diabaikan dengan alasan yang dibuat-buat, saya akan protes keras, dan warga juga akan bergerak,” imbuhnya.

    Aceh hari ini Harian Aceh Jalan Peureulak - Lokop Kabar Aceh Timur
    Demo
    Demo
    Highlights

    BNPB Respons Kemarahan Bupati Aceh Timur: Huntara Akan Selesai dalam 10 Hari

    zakariaMarch 29, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons kemarahan Bupati Aceh Timur,…

    Tinjau Pembangunan Huntara di Desa Blang Senong, Bupati Naik Pitam

    March 28, 2026

    1.259 Jiwa Penyintas Banjir di Aceh Timur Masih Mengungsi, Kondisi Belum Pulih

    March 28, 2026
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Warga Peureulak Gagal Tidur! Spesialis Pencuri Meteran Air Beraksi, 3 Rumah Jadi Korban

    March 25, 2026

    Tinjau Pembangunan Huntara di Desa Blang Senong, Bupati Naik Pitam

    March 28, 2026

    Keluarga Besar Menanti Kembali: Nadila Saptiri, Remaja 15 Tahun dari Aceh Timur Hilang Tanpa Berita

    March 27, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    BNPB Respons Kemarahan Bupati Aceh Timur: Huntara Akan Selesai dalam 10 Hari

    March 29, 2026
    Terpopuler

    Warga Peureulak Gagal Tidur! Spesialis Pencuri Meteran Air Beraksi, 3 Rumah Jadi Korban

    March 25, 2026368
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.