Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Universitas Samudra (Unsam) Langsa menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemanfaatan aset pemerintah daerah, yakni gedung Magnet School di Desa Dama Tutong, Peureulak, untuk dijadikan perguruan tinggi/kampus.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan bahwa pemerintah Aceh Timur berkomitmen mendukung gedung Magnet School yang sempat terlantar puluhan tahun untuk diaktifkan demi pusat pendidikan dan peradaban.
“Gedung ini aset yang sangat berharga, dan rugi jika tidak kita manfaatkannya, padahal dana kita selalu dipotong untuk melunasi utang pembangunan proyek gedung Magnet School ini sebesar Rp 16,4 Miliar per tahun,” ujar Al-Farlaky. Minggu (8/2/2026).
Baca Juga: Warga Tolak Imigran Rohingya Dipindahkan ke Magnet School Aceh Timur
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Bupati Al-Farlaky mengajak semua pihak untuk mendukung langkah strategis ini, termasuk warga sekitar kampus untuk kemajuan bersama.
“Insya Allah bulan depan dilakukan renovasi gedung. Saat kalender penerima mahasiswa baru, akan kita launching sebagai kampus baru di Aceh Timur,” katanya.
Penandatanganan PKS ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Pemkab Aceh Timur dan Unsam, termasuk Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Unsam, Dr Nasruddin.

