Infoacehtimur.com – Frasa “Sepak Bola Menyatukan” sepertinya tidak berlaku ditengah suasana yang menyayat hak hidup manusia dan kedaulatan negara.
Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menerangkan bahwa Tim Nasional Iran tidak akan melanjutkan kompetisi, walaupun sebelumnya Iran memastikan diri siap bertanding hingga tahapan final setelah tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali membenarkan keterangan yang disampaikan oleh Ketua Federasi Sepak Bola Iran, bahwa Iran tarik diri dari perhelatan piala dunia 2026.
“Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia,” ucap Ahmad Donyamali kepada televisi pemerintah seperti dilansir dari Reuters.
Seluruh putaran pertandingan fase grup akan berlangsung di wilayah AS selaku negara tuan rumah Piala Dunia 2026. Stadion yang digunakan tersebar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Sementara AS mempersilahkan Iran untuk Piala Dunia 2026. Walaupun Sebelumnya AS membatasi visa bagi Iran. Berdasarkan aturan FIFA, jika AS melarang Iran maka posisi AS sebagai tuan rumah terancam dicabut oleh FIFA.
“Kita semua membutuhkan ajang seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang”, kata Presiden FIFA, Gianni Infantino, setelah bertemu Trump, Rabu (11/3/2026), dikutip dari Al Jazeera.


