Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Jalan raya di Aceh Timur masih menjadi kawasan rawan kecelakaan lalu lintas. Pada 2025, tercatat 426 insiden kecelakaan dengan 78 orang meninggal dunia, meningkat dari 62 korban jiwa pada 2024.
Kapolres Aceh Timur, Irwan Kurniadi, menyatakan bahwa peningkatan ini menjadi perhatian serius. “Faktor pemicu utamanya bukan hanya kondisi jalan, melainkan rendahnya pemahaman serta etika dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Selain korban meninggal dunia, kecelakaan sepanjang 2025 juga menyebabkan 46 orang mengalami luka berat dan 648 orang menderita luka ringan.
Baca Juga: Kecelakaan di Sungai Gampong Naleung, 5 Sepeda Motor Tenggelam
Baca Juga: Badan Jembatan di Desa Teupin Drum – Alue Dua Muka Es Berlobang
Meski demikian, dari sisi kerugian materiil tercatat pada 2024 total kerugian mencapai Rp1,36 miliar, maka pada 2025 turun menjadi Rp948,5 juta.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Hardi, mengimbau masyarakat untuk mendisiplinkan diri berlalu lintas. “Gunakan helm standar SNI, pastikan kendaraan layak jalan, dan hargai sesama pengguna jalan,” katanya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan orang tua untuk tidak membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. “Keluarga Anda menunggu di rumah. Jangan biarkan kurangnya etika di jalan menghancurkan masa depan,” pungkasnya.

