Author: Ilham

Info Aceh Timur, Nasional – Dua warga asal Provinsi Aceh yakni M. Yusuf (52) dan Sari Purwati (28), terancam hukuman mati. Pasalnya, mereka adalah diduga pelaku yang membantu 4 tahan Polda Lampung kabur. Empat tahanan yang kabur yakni Muslim yang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 30 kilogram, Maulana barang bukti sabu 58 kilogram, M. Nasir barang bukti sabu 30 kilogram dan Asnawi barang bukti sabu 58 kilogram. Sari Purwati merupakan istri dari tersangka Asnawi, pelarian itu dirancang oleh Asnawi. Dari dalam rutan, dia menghubungi istrinya berada di Aceh via telepon agar segera membayar Yusuf dan Suyatno untuk tugas penjemputan…

Read More

Info Aceh Timur, Langsa – Seorang remaja inisial RM (22), ditemukan meninggal dunia. Korban diduga sengaja bunuh diri disebabkan permasalahan rumah tangga dan faktor ekonomi. Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Selasa 19 Desember 2023 pukul 17.00 sore, di rumah kontrakannya yang berlokasi di Dusun Utama, Desa Paya Bujok Tunong, Langsa Baro, Langsa Aceh. Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan tersebut oleh sang istri MA (22). “Korban gantung diri dengan menggunakan kain sarung dan kain jilbab,” kata MA, seperti dikutip Infoacehtimur.com, melalui HarianAnalisa.com, Rabu (20/12). BACA JUGA: Seorang Mahasiswi di Aceh Ditemukan Tewas Dikamar Kosnya, Diduga Bunuh Diri BACA JUGA:…

Read More

Info Aceh Timur, Aceh Timur – Festival kuliner dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun Kabupaten Aceh Timur, mengadakan kegiatan memasak masakan khas daerah. Seperti kuah Beulangong. Acara festival itu berlangsung di lapangan tembak Pusat Kantor Pemerintah, pada Selasa 19 Desember 2023. Setiap OPD yang mengikuti festival memasak itu diberikan 8 kilogram daging. Kemudian diberi waktu selama 1 Jam 30 menit untuk memasak masakan kuah Beulangong. Setelah proses masak, kuah Beulangong dihidangkan untuk dicicipi dan dinilai oleh dewan juri. Ketika mencicipi kuliner kuah Beulangong, dewan juri dibikin ngiler dengan kuah Beulangong bumbu dari daerah Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur. BACA…

Read More

Info Aceh Timur, Ekonomi – Beli LPG 3 kg wajib memakai KTP dan KK mulai 1 Januari 2024. Nantinya, hanya orang yang terdata yang bisa membeli LPG bersubsidi ini. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengimbau masyarakat yang belum terdata agar segera mendaftar sebelum beli LPG 3 Kg. Ia menjelaskan untuk mendaftar, masyarakat hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di penyalur atau pangkalan resmi. “Masyarakat tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran sangat mudah, cepat, dan aman. Cukup menunjukkan KTP dan KK,” ungkap Tutuka dalam keterangan resmi, Selasa (19/12). BACA JUGA: Medco…

Read More

Info Aceh Timur, Aceh Timur – Fenomena tak lazim kota Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur jadi tempat wisata sampah dan hewan ternak seperti sapi dan kambing. Seyogyanya kota Idi Rayeuk menjadi tempat rekreasi berubah menjadi lokasi tempat pembuangan sampah (TPS). Banyak sampah di lokasi itu membuat warga mengeluh. Sisi lain, kotoran hewan ternak kambing dan sapi berserakan di depan rumah warga. Masyarakat sekitar pun khawatir akan timbul ragam penyakit dan menimbulkan bau yang tak sedap. Warga Kota Idi Rayeuk, Imam mengatakan, sampah-sampah itu jarang diangkut oleh petugas yang bersangkutan. Bahkan sampah di TPS Idi Rayeuk tidak juga diangkut saat sudah…

Read More

Info Aceh Timur, Aceh – Viral sebuah video seorang pria yang diduga anggota organisasi United Nations High Commissioner of Refugees (UNHCR), mengaku dibayar ratusan ribu rupiah. Video itu diunggah oleh akun tiktok abangkecil1307, yang berdurasi 2 menit 28 detik. Pria mengenakan topi dan kacamata itu blak-blakan ngaku sebagai anggota. Dia pun mengaku ditugaskan oleh PT yang dimaksud yaitu UNHCR, bahkan organisasi tersebut lebih tahu dimana etnis rohingya mendarat. Pengakuan pria itu saat warga mencurigai gerak-gerik pria ber-kacamata mengambil foto etnis rohingya yang baru saja mendarat di pesisir Aceh, lalu menginterogasi pria tersebut. BACA JUGA: UNHCR dan IOM Diusir Warga saat…

Read More

Info Aceh Timur, Aceh – Petugas pengawas di laut dikritik lantaran tak mampu menjaga perbatasan sehingga imigran gelap etnis rohingya terus menerus masuk ke Aceh. Hal tersebut dilontarkan oleh Ketua Arah Pemuda Aceh (ARPA), Eri Ezi, dia juga menyentil dan mempertanyakan apa saja kerja petugas yang berhubungan dengan penjaga perbatasan laut. “Sehingga dengan mudah etnis asing itu masuk ke Aceh melalui laut,” kata Eri, kepada wartawan Selasa (19/12/2023). Eri mengatakan, Rohingya yang mendarat di pesisir Aceh itu, tanpa terdeteksi oleh instansi pengamanan laut Indonesia. Peristiwa ini jelas sangat berbahaya. BACA JUGA: Mahasiswa Ancam Akan Berdemo Jika Rohingya di Aceh Timur…

Read More

Info Aceh Timur, Aceh Timur – Sekelompok mahasiswa dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aceh Timur, ancam akan berdemo di kantor pemeritahan Ancaman akan berdemo itu jika tidak segera memindahkan etnis Rohingya yang saat ini berada di gedung Idi Sport Centre (ISC) Idi Rayeuk. “Kami kasih waktu 2 hari untuk memindahkan etnis rohingya itu,” kata Raja Abdul Razi, ketua HMI Cabang Aceh Timur, kepada wartawan Selasa (19/12/2023). Raja mengatakan, jika etnis asing itu tidak juga dipindahkan maka siap-siap gabungan masyarakat dan mahasiswa akan penuhi kantor pemerintah Kabupaten Aceh Timur. BACA JUGA: GSPP Desak Pemkab Pindahkan Pengungsi Rohingya dari Aceh…

Read More

Info Aceh Timur, Aceh – Gerakan Sosial Pemuda Pesisir (GSPP) mendesak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur untuk segera mengevakuasi pengungsi etnis Rohingya dari wilayah tersebut. Etnis Rohingya dianggap berpotensi membahayakan, terutama terkait dengan kekerasan seksual, pelecehan, dan eksploitasi. Kasus seperti kejadian pada tahun 2009 di Kantor Kecamatan Idi Rayeuk yang melibatkan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur menjadi perhatian GSPP. Pada awalnya, sekitar 50 imigran Rohingya ditempatkan di ISC setelah turun dari kapal di pantai Desa Seuneubok Baroh, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur sekitar pukul 03.40 WIB. Ketua Umum GSPP…

Read More

Info Aceh Timur, Aceh – Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Kombes Fahmi Irwan Ramli, mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan dari saksi atas nama Mohammed Syah Alam bahwa kehidupan di dalam kamp pengungsi cenderung lebih kondusif walaupun dengan keterbatasan akses kesehatan maupun pendidikan dan pekerjaan.  Perang geng maupun kejahatan jalanan lainnya sering terjadi di luar kamp pengungsi. Hal ini tidak sesuai dengan pernyataan MA di salah satu platform media sosial yang menyatakan bahwa pada saat malam tiba, geng dari Myanmar dan Bangladesh masuk ke dalam kamp pengungsian kemudian terjadi bentrokan, saling tembak dan satu malam 4 sampai 6 orang mati. Dia mengatakan,…

Read More