Infoacehtimur.com, Aceh Timur – Bencana banjir besar yang melanda Aceh Timur pada akhir November 2025 telah menyebabkan kerusakan parah pada sektor pariwisata. Sekitar 80 persen objek wisata di kabupaten ini mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, hingga berat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Timur, Syahril, S.STP., M.AP, menyatakan kepada RRI Sabtu (3/1/2026), bahwa kerusakan paling parah terjadi pada destinasi wisata pantai dan wisata alam yang berada di daerah aliran sungai.
“Banyak fasilitas umum, pondok wisata, dan akses jalan yang rusak,” ujar Syahril.
Destinasi wisata unggulan seperti kawasan pantai pelangi dan lokasi wisata berbasis alam juga mengalami kerusakan. Bahkan, di beberapa lokasi, abrasi pantai mengakibatkan bangunan wisata milik masyarakat rusak.
Baca Juga: Jembatan Menuju Pantai Wisata Aceh Timur Putus
Baca Juga: Puluhan Pondok Rusak Diterjang Ombak di Pantai Wisata Aceh Timur
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga memukul perekonomian masyarakat lokal yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas wisata.
Dispora Aceh Timur telah berkoordinasi dengan propinsi untuk melakukan pendataan lanjutan dan menyusun langkah pemulihan.
“Pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus segera memberikan dukungan anggaran dan program rehabilitasi agar sektor pariwisata Aceh Timur dapat segera pulih,” harap Syahril.

