Close Menu
    info terkini

    Menjelang Ramadhan, Aceh Kian Pulih Walau Puluhan Desa Masih Gelap dan Sunyi

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Batalyon untuk Siapa? Aceh Butuh Sekolah, Bukan Barak
    Opini

    Batalyon untuk Siapa? Aceh Butuh Sekolah, Bukan Barak

    RedaksiApril 29, 2025
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Muhammad Gamal Demisioner Kampus Bem KBM ITPLN Institut Teknologi PLN Jakarta

    Pembangunan empat Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) di wilayah Aceh oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) patut dipertanyakan.

    Apakah langkah ini benar-benar strategis untuk memperkokoh sistem pertahanan di wilayah Aceh, ataukah hanya akan memicu kecurigaan dan ketidakpercayaan?

    Dalam Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki, terdapat beberapa butir penting yang harus menjadi dasar pertimbangan sebelum mengambil kebijakan militer di Aceh.

    Pembangunan batalyon baru yang secara implisit akan mendatangkan tambahan pasukan ke Aceh bertentangan dengan semangat MoU Helsinki.

    Saat ini, Aceh telah menjadi wilayah yang damai, stabil, dan kondusif. Kehadiran batalyon baru bukan merupakan kebutuhan mendesak.

    Justru, yang lebih dibutuhkan masyarakat Aceh adalah pemerataan akses pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pengembangan ekonomi lokal, revitalisasi sektor pertanian, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan industrialisasi berbasis potensi daerah.

    Pembangunan batalyon dalam kondisi damai ini berisiko memicu kecurigaan, ketidakpercayaan, dan bahkan ketegangan sosial-politik baru di Aceh.

    Sudah saatnya fokus pembangunan di Aceh diarahkan pada penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, bukan pada peningkatan kekuatan militer yang justru bisa menghidupkan kembali luka lama.

    Aceh tidak kekurangan prajurit, tapi kekurangan sekolah, rumah sakit, dan lapangan kerja. Mari kita membangun masa depan Aceh dengan bijak dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Aceh butuh sekolah, bukan barak.

    Aceh hari ini GAM Sekolah TNI
    Highlights

    Menjelang Ramadhan, Aceh Kian Pulih Walau Puluhan Desa Masih Gelap dan Sunyi

    ridhaFebruary 9, 2026

    Infoacehtimur.com – Kondisi Aceh ditengah masa pemulihan bencana diketahui kian hari kian membaik. Ribuan desa…

    Orang Tua Korban Keracunan MBG di Aceh Timur Layangkan Somasi

    February 8, 2026

    RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur Sukses Lakukan Operasi Cyto Pertama

    February 8, 2026
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Salah Satu Warga Aceh Timur Tertangkap, BNN Amankan Ratusan Kg Barang Bukti Narkotika

    February 5, 2026

    Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM, Masuk 5 Besar Calon Wakil Presiden 2029

    February 4, 2026

    DPRK Aceh Timur Panggil Lembaga Kredit: “Jangan Cari Keuntungan Lebih Ditengah Penderitaan Rakyat”

    February 5, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Menjelang Ramadhan, Aceh Kian Pulih Walau Puluhan Desa Masih Gelap dan Sunyi

    February 9, 2026
    Terpopuler

    Dua KK dalam Satu Keluarga Apakah dapat RUMAH,Ini Jawaban TEGAS BUPATI ACEH TIMUR !!

    January 27, 2026703
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.