Close Menu
    info terkini

    Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo: “Ini Piala Dunia Terakhir Saya”

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Batalyon untuk Siapa? Aceh Butuh Sekolah, Bukan Barak
    Opini

    Batalyon untuk Siapa? Aceh Butuh Sekolah, Bukan Barak

    RedaksiApril 29, 2025
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Muhammad Gamal Demisioner Kampus Bem KBM ITPLN Institut Teknologi PLN Jakarta

    Pembangunan empat Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) di wilayah Aceh oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) patut dipertanyakan.

    Advertising
    Demo

    Apakah langkah ini benar-benar strategis untuk memperkokoh sistem pertahanan di wilayah Aceh, ataukah hanya akan memicu kecurigaan dan ketidakpercayaan?

    Dalam Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki, terdapat beberapa butir penting yang harus menjadi dasar pertimbangan sebelum mengambil kebijakan militer di Aceh.

    Pembangunan batalyon baru yang secara implisit akan mendatangkan tambahan pasukan ke Aceh bertentangan dengan semangat MoU Helsinki.

    Saat ini, Aceh telah menjadi wilayah yang damai, stabil, dan kondusif. Kehadiran batalyon baru bukan merupakan kebutuhan mendesak.

    Justru, yang lebih dibutuhkan masyarakat Aceh adalah pemerataan akses pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pengembangan ekonomi lokal, revitalisasi sektor pertanian, peningkatan kualitas SDM, dan penguatan industrialisasi berbasis potensi daerah.

    Pembangunan batalyon dalam kondisi damai ini berisiko memicu kecurigaan, ketidakpercayaan, dan bahkan ketegangan sosial-politik baru di Aceh.

    Sudah saatnya fokus pembangunan di Aceh diarahkan pada penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, bukan pada peningkatan kekuatan militer yang justru bisa menghidupkan kembali luka lama.

    Aceh tidak kekurangan prajurit, tapi kekurangan sekolah, rumah sakit, dan lapangan kerja. Mari kita membangun masa depan Aceh dengan bijak dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Aceh butuh sekolah, bukan barak.

    Aceh hari ini GAM Sekolah TNI
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo: “Ini Piala Dunia Terakhir Saya”

    zakariaJuly 16, 2026

    Infoacehtimur.com | Internasional – Perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal di Piala Dunia resmi berakhir.…

    Wisuda Pendidikan Mu’adalah, Bupati Alfarlaky Rangkul Alumni Ambil Peran Membangun Daerah

    July 16, 2026

    PEMILIHAN CALON ANGGOTA BAITUL MAL KABUPATEN ACEH TIMUR PERIODE 2026-2031 DIBUKA! Ini Syarat & Jadwal Lengkapnya

    July 16, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo: “Ini Piala Dunia Terakhir Saya”

    July 16, 2026
    terpopuler

    Diduga 130 Kg Sabu Diamankan di Pantee Bidari, 1 Tersangka Ditangkap. Video Penangkapan Viral

    July 14, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.