Infoacehtimur.com | Aceh – Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh memberikan pembebasan biaya penggantian ijazah bagi korban bencana alam. Kebijakan ini menyasar warga yang kehilangan dokumen pendidikan akibat banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah provinsi Aceh.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menjelaskan kebijakan ini berlaku untuk peserta didik dan lulusan jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB). Keringanan biaya mencakup seluruh proses administrasi, termasuk pembelian materai yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.
“Masyarakat yang terdampak tidak dikenakan biaya apa pun dalam pengurusan dokumen. Semua kebutuhan difasilitasi oleh dinas pendidikan,” jelas Murthalamuddin, Jumat (23/1).
Baca Juga: Rektor UGM Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli untuk Tepis Tuduhan Ijazah Palsu
Baca Juga: Bank Muamalat Buka Lowongan Pekerjaan Ijazah Mulai SMA D3 dan S1, Ada Uang Saku Hingga BPJS dan THR
Prosedur pengajuan didesain agar mudah diakses korban. Pemohon cukup mengurus permohonan melalui sekolah asal dengan melampirkan dokumen pendukung yang masih tersisa. Selanjutnya, sekolah akan meneruskan berkas tersebut ke Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) wilayah setempat sebelum diproses lebih lanjut oleh Disdik Aceh.
Murthalamuddin menekankan, mekanisme ini memungkinkan masyarakat mengurus dokumen tanpa harus datang langsung ke ibu kota provinsi.
“Layanan dapat diselesaikan di daerah masing-masing melalui sekolah dan cabang dinas. Tujuannya mempermudah akses, khususnya bagi yang masih dalam pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlanjutan pendidikan bagi masyarakat terdampak. Ijazah dan transkrip nilai yang hilang dapat memengaruhi kelancaran studi lanjut maupun kesempatan kerja.
Dengan penanganan terpadu ini, diharapkan korban bencana dapat segera memperoleh dokumen pengganti tanpa hambatan biaya.
“Ini komitmen kami memastikan hak pendidikan masyarakat tetap terpenuhi dalam kondisi apa pun,” tambah Murthalamuddin.
Disdik Aceh memastikan layanan ini telah aktif dan dapat diakses oleh seluruh pihak yang memenuhi syarat. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui sekolah atau cabang dinas setempat.

