Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, tidak termasuk dalam daftar penerima bantuan Jaminan Hidup (JADUP) meskipun merupakan salah satu desa yang paling parah terdampak banjir besar pada akhir tahun 2025 lalu.
Kepala Desa (Geuchik) Seuneubok Saboh, Mukhtar, menjelaskan bahwa data kerusakan rumah warga akibat bencana banjir telah dikirimkan kepada pemerintah kecamatan Pante Bidari. Namun, bantuan JADUP tidak kunjung diterima.
“Warga sangat kecewa karena desa-desa lain di kecamatan yang sama, yang kerusakannya tidak separah di sini, justru sudah menerima bantuan tersebut,” ujar Mukhtar.
Baca Juga: Al-Farlaky Tegaskan Dirinya Tidak Pernah Meninggalkan Para Penyintas Banjir Aceh Timur
Pemerintah telah menyalurkan bantuan JADUP dengan besaran Rp15.000 per jiwa per hari selama tiga bulan, namun nama Desa Seuneubok Saboh tidak tercantum dalam daftar penerima manfaat.
Warga berharap pemerintah terkait dapat segera mengecek ulang data tersebut dan memproses bantuan JADUP sehingga mereka bisa menerima bantuan yang sangat dibutuhkan untuk bertahan hidup pasca bencana.

