“Semangatnya adalah kemanusiaan. Ketika rakyat sakit, yang utama adalah bagaimana mereka cepat mendapatkan pelayanan dan pengobatan. Kita mendukung penuh kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas,” imbuhnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saat ini terus memperkuat pelayanan prima di sektor kesehatan. Mulai dari peningkatan kualitas layanan rumah sakit dan puskesmas, hingga penguatan respon cepat bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.
“Di Aceh Timur, kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Ketika warga sakit, pemerintah harus hadir membantu dan memudahkan, bukan justru mempersulit,” tegasnya.
Baca Juga: Ketua PC PMII Aceh Timur Desak Pemkab Ambil Sikap Tegas Soal Polemik Pergub JKA
Baca Juga: Banggar dan TAPA Sepakati Bayar Hutang JKA ke BPJS Kesehatan Rp 266 Miliar
Al-Farlaky berharap sinergi antara Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota dalam sektor kesehatan terus diperkuat.
“Rakyat hanya ingin satu hal, ketika mereka sakit ada tempat mengadu dan ada pemerintah yang peduli. Kesehatan rakyat adalah tanggung jawab bersama dan menjadi fondasi utama membangun Aceh yang lebih kuat dan bermartabat,” tutupnya.

