Infoacehtimur.com, Julok – Sebagai bentuk respon atas laporan masyarakat, Camat Kecamatan Julok, H. Muhammad, S.Pd.I, MA, meninjau lokasi tanggul yang mengalami abrasi akibat banjir bandang yang terjadi 26 November lalu di Gampong Blang Gleum, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Selasa 14 April 2026.
Kondisi abrasi tanggul di Julok, terjadi disejumlah titik, namun beberapa titik mulai diperbaiki, sedangkan abrasi tanggul di Blang Gleum hingga saat ini belum diperbaiki dengan panjang antara 40-50 meter.
“Warga di Blang Gleum, khawatir dengan kondisi abrasi ini, karena jika air pasang akan berdampak terhadap pemukiman penduduk, bahkan dapat merendam rumah penduduk,” kata Camat Julok, H. Muhammad Ishak, S.Pd.I,MA, saat meninjau Abrasi Tanggul DAS Arakundo di Gampong Blang Gleum, Julok.
Dia mengaku, peninjauan ke lokasi abrasi tanggul DAS Arakundo sebagai bentuk respon kecamatan atas laporan warga dan aparat desa. Bahkan berdasarkan laporan kepala desa, ratusan rumah yang terendam hingga sebagian mengalami kerusakan akibat air yang masuk setelah tanggul DAS Arakundo jebol.
“Kita merespon cepat laporan ini, bahkan sudah menyampaikan perihal ini ke pimpinan. Laporannya juga sudah kami tembuskan ke BNPB. Mudah-mudahan segera direspon, sehingga abrasi tanggul DAS Arakundo ini dapat tertangani secara menyeluruh,” ujar H. Muhammad Ishak.
Kendati demikian, Camat Julok berharap warga tetap berhati-hati jika air sungai mulai pasang. “Tapi sejak sebulan yang lalu memasuki musim pengering, air sungai masih rendah. Jadi warga tidak perlu was-was,” tutur H. Muhammad Ishak. (*).

