Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Perjalanan malam seorang mahasiswi asal Aceh Timur berubah mencekam. Ia menjadi korban dugaan pelecehan seksual di sepanjang jalan lintas Peureulak Timur, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Sebut saja Mawar, korban menceritakan teror yang dialaminya saat melintas di jalan nasional Medan – Banda Aceh.
Mawar diikuti oleh seorang pria tak dikenal yang mengendarai motor Scoopy warna biru. Aksi penguntitan dimulai sejak dari Desa Simpang 4 Peureulak hingga Jembatan Alue Nireh, Peureulak Timur.
Baca juga: Pelecehan Seksual di Unimal Lhokseumawe, Mahasiswa: Kampus Harus Transparan
Baca Juga: Selebgram Aceh Dituding Pelecehan Agama, Anggota DPD: Harus Ada Efek Jera
Di jalan yang mulai sepi, terjadi aksi kejar-kejaran. Pelaku terus memepet korban. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga melakukan pelecehan fisik dan juga aksi tak senonoh berupa eksibisionisme di atas motor.
Korban yang ketakutan terus memacu kendaraannya hingga tiba di kawasan Kota Alue Nireh. Di sana, pelaku langsung menghilangkan diri.
Mawar yang masih syok kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Langsa, karena keesokan harinya harus kembali kuliah seperti biasa.
Kejadian ini menambah daftar keresahan warga, terutama perempuan yang harus melintas sendirian di malam hari di jalur lintas Peureulak Timur.
Warga berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli malam di jalur Simpang 4 – Alue Nireh, dan korban dihimbau untuk segera membuat laporan resmi ke Polres Aceh Timur agar pelaku dapat segera diidentifikasi dan ditangkap.

