Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Kalau dulu motor bisa nyangkut, sekarang tinggal tancap gas. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meresmikan lanjutan pengaspalan Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah. 1,4 kilometer jalan yang dulu jadi “kolam lumpur” saat hujan, kini berubah jadi lintasan mulus penghubung Desa Blang Nisam sampai Alue Ie Mirah. Selasa (2/62026).
Proyek Rp7.254.492.000 garapan CV. Poetro Radja ini dikerjakan 3 segmen: Segmen I 1.154 meter, Segmen II 234 meter, Segmen III 59 meter. Lebar aspal 5 meter, total bahu jalan 6,5 meter. Cukup untuk truk sawit papasan tanpa drama.
Al-Farlaky bilang, infrastruktur jalan itu prioritas karena langsung nyentuh ekonomi warga. “Pembangunan jalan ini bentuk komitmen pemerintah menghadirkan pemerataan sampai ke pelosok. Kami ingin masyarakat menikmati transportasi lebih baik, aman, nyaman, biar aktivitas ekonomi dan sosial lancar,” ujarnya saat peresmian.
Baca Juga: Aspal Dianggap Tipis, Jalan di Aceh Timur Retak Belum Sehari Diperbaiki
Baca Juga: 48 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky Pastikan Kualitas
Bupati juga nyebut jalan mulus ini bakal buka peluang investasi ke Indra Makmur. Hasil kebun kopi, sawit, kakao dari pedalaman bisa cepat sampai pasar tanpa kepotong ongkos rusak. Pemkab janji pembangunan infrastruktur bertahap akan terus jalan sesuai anggaran.
Pak Razali, sapah satu petani sawit Alue Ie Mirah, ngerasain di dompet. “Dulu ongkos angkut TBS mahal karena supir minta ganti rugi ban pecah, sasis patah. Sekarang truk masuk lancar. Harga di PKS jadi nggak kepotong banyak. Itu bedanya ada aspal sama nggak,” ujarnya sambil nunjuk tumpukan sawit di pickup.
Anak muda juga ikut bersuara. “Jalan bagus berarti sinyal harapan juga bagus. Kami jadi mikir buka warung kopi, bengkel kecil. Investor pun berani masuk kalau aksesnya begini,” kata Faisal, 24 tahun.
Bupati titip pesan di akhir: aspal ini milik warga, jadi harus dijaga. “Semoga konektivitas antar desa makin baik, perekonomian tumbuh, kesejahteraan meningkat. Pemerintah terus lanjutkan pembangunan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Debu diganti aspal. Keluhan diganti syukur. Sekarang giliran warga Indra Makmur yang buktiin jalan mulus ini bisa ubah nasib.

