Pemerintah tahu ini jalan utama. Tahu ini jalur kopi ke dunia. Tahu kalau Enang-Enang lumpuh, ekonomi Bener Meriah dan Aceh Tengah ikut sesak napas. Tapi perlakuannya seperti jalan desa terpencil yang bisa ditunda “nanti kalau ada anggaran”.
Pertanyaannya Sekarang:
Berapa nyawa yang harus jadi taruhan di jalur alternatif sebelum Enang-Enang dianggap darurat nasional? Berapa ton kopi lagi yang harus rugi sebelum ada SPMK proyek perbaikan?
Warga sudah buktikan mereka peduli. Sekarang giliran negara. Jangan sampai berita berikutnya adalah berita duka: truk masuk jurang, jembatan ambruk total, atau harga kopi Gayo anjlok karena distribusi macet.
Enang-Enang tidak butuh dikaji sampai enam bulan lagi. Enang-Enang butuh aksi. Sekarang.
Bener Meriah, 30 Mei 2026
Redaksi: Hingga berita ini tayang, belum ada jadwal pasti kapan perbaikan permanen Jembatan Enang-Enang dimulai. Foto kondisi terbaru 29-05-2026 menunjukkan struktur jembatan masih lumpuh total di bawah ini:






