Close Menu
    info terkini

    Kampus UMP Bebaskan Uang Kuliah dan Sediakan Makanan untuk Mahasiswa Aceh & Sumatera

    December 12, 2025

    Mobil Pick Up Bawa Mualem Kembali Aceh Tamiang Tanpa Kemewahan

    December 12, 2025

    Masa Status Tanggap Darurat Bencana Aceh 2025 Diperpanjang

    December 12, 2025
    Facebook Instagram YouTube
    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Fakta-fakta Mendaratnya Rohingya di Aceh Timur, 1 Kapal Diamankan
    Aceh Timur

    Fakta-fakta Mendaratnya Rohingya di Aceh Timur, 1 Kapal Diamankan

    IlhamNovember 1, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Fakta-fakta Mendaratnya Rohingya di Aceh Timur, 1 Kapal Diamankan.
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, Aceh Timur – Sebanyak 96 warga etnis Rohingya kembali mendarat di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada Kamis (31/10/2024) dini hari.

    Para pengungsi ini ditemukan di pantai Kuala Krueng Thoe, Desa Meunasah Asan, Kecamatan Madat, sekitar pukul 04.00 WIB.

    Namun, kedatangan mereka kali ini menyisakan kisah tragis, dengan enam orang di antaranya ditemukan meninggal dunia, yang diduga perempuan muda berusia 14 hingga 17 tahun.

    Pemakaman di Meunasah Asan

    Jenazah keenam pengungsi yang meninggal dunia rencananya akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Meunasah Asan.

    Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap jenazah dengan bantuan tim Inafis Polres Aceh Timur.

    Pemakaman di TPU setempat ini adalah langkah penghormatan bagi para korban yang kehilangan nyawa dalam perjalanan mencari perlindungan.

    Penemuan Puluhan Telepon Seluler oleh Warga

    Saat para pengungsi Rohingya ditemukan, warga lokal di sekitar lokasi kejadian sempat menemukan puluhan telepon seluler yang diduga milik para pengungsi.

    Keberadaan ponsel-ponsel ini menimbulkan tanda tanya, mengingat perjalanan panjang yang dilalui para pengungsi.

    Temuan ini semakin memperkuat dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam membawa para pengungsi ke Aceh, bahkan menambah kecurigaan adanya jaringan perdagangan manusia.

    Kecurigaan Warga tentang Perdagangan Manusia

    Kedatangan pengungsi Rohingya ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warga setempat.

    Mereka tidak menemukan perahu atau kapal yang digunakan untuk membawa para pengungsi.

    Beberapa warga menduga bahwa para pengungsi tersebut adalah korban perdagangan manusia.

    Sekretaris Desa Meunasah Asan, Saiful Anwar, mengonfirmasi bahwa seluruh pengungsi masih berada di pinggir pantai hingga berita ini diterbitkan.

    Warga telah melakukan pendataan awal untuk mengetahui jumlah pengungsi yang terdiri dari 37 laki-laki, 46 perempuan, dan tujuh anak-anak.

    Langkah Kepolisian dan Penyelidikan Kapal

    Dalam perkembangan terbaru, Polres Aceh Timur menangkap sebuah kapal motor bernama KM Jeddah yang diduga menjadi alat transportasi pengungsi tersebut di perairan Peureulak, kapal tersebut diketahui milik nelayan dari Kuala Bugak, Kecamatan Peureulak.

    Berdasarkan informasi yang diterima, kapal tersebut diperkirakan menjemput puluhan pengungsi Rohingya di perairan Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, sebelum membawa mereka ke Pantai Krueng Thoe.

    Para pengungsi dikabarkan dipaksa berenang ke pantai setelah turun dari kapal. Kapal tersebut kemudian ditemukan tanpa awak di perairan Peureulak pada Kamis sore, dan saat ini sedang ditarik ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.

    Tempat Penampungan Sementara

    Pasca ditemukan, sebanyak 90 pengungsi yang selamat telah dibawa ke tempat penampungan sementara di lapangan bola kaki Desa Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur.

    Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki dugaan keterlibatan pelaku yang mengangkut para pengungsi Rohingya tersebut ke wilayah Aceh Timur.

    Kasus ini terus mendapat perhatian, terutama terkait kecurigaan adanya praktik perdagangan manusia yang melibatkan para pengungsi Rohingya yang berusaha mencari perlindungan di Aceh.***

    Fakta Rohingnya Aceh Rohingya Aceh Timur
    Highlights

    Kampus UMP Bebaskan Uang Kuliah dan Sediakan Makanan untuk Mahasiswa Aceh & Sumatera

    ridhaDecember 12, 2025

    Infoacehtimur.com, Jawa Tengah – Mahasiswa asal Aceh dan Sumatera yang terdampak banjir diberikan pembebasan SPP…

    Mobil Pick Up Bawa Mualem Kembali Aceh Tamiang Tanpa Kemewahan

    December 12, 2025

    Masa Status Tanggap Darurat Bencana Aceh 2025 Diperpanjang

    December 12, 2025
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Wakil Ketua DPRK dan Ketua Fraksi PKB Jenguk Korban Kecelakaan Pengantar Bantuan di Langkahan

    December 7, 2025

    Korban Banjir Bandang Aceh Timur Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

    December 7, 2025

    Himatesip Unimal Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Banjir Aceh Timur

    December 10, 2025
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Kampus UMP Bebaskan Uang Kuliah dan Sediakan Makanan untuk Mahasiswa Aceh & Sumatera

    December 12, 2025
    Terpopuler

    Pilchiksung Labuhan Keude-Aceh Timur Mamanas! P2K Disomasi, Diminta Hentikan Tahapan

    November 14, 2025476
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2025 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.