Infoacehtimur.com, Aceh Timur – Sebuah fenomena alam yang mengejutkan terjadi di Kabupaten Aceh Timur pasca bencana banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025. Cairan yang sangat menyerupai bahan bakar minyak jenis solar dilaporkan muncul secara alami dari dalam tanah di sejumlah titik pemukiman warga.
Warga desa setempat yang menjadi korban banjir kini mendatangi sumber munculnya cairan tersebut. Dengan peralatan seadanya seperti gelas plastik, botol bekas, hingga ember, warga terlihat antusias mengumpulkan cairan berwarna kecokelatan yang merembes keluar di antara sisa-sisa lumpur dan genangan air.
Bupati Aceh Timur, Alfarlaky, membenarkan bahwa wilayah Aceh Timur memang dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi yang melimpah.
Baca Juga: Semangat Baru Aceh Timur: Legalisasi Sumur Minyak Rakyat
Baca Juga: Iskandar Usman Al-Farlaky Sambangi Keluarga Korban Ledakan Sumur Minyak Rantoe Peureulak
Menurutnya, keberadaan sumur-sumur minyak di kawasan tersebut sudah terdeteksi jauh sebelum banjir melanda, bahkan terdapat lebih dari seribu sumur rakyat yang telah diusulkan kepada Kementerian ESDM agar dapat dikelola secara legal oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau koperasi.
“Kandungan minyak di beberapa titik memang sangat dangkal, di mana pengeboran sedalam 20 meter saja sudah bisa mengeluarkan minyak,” jelas Alfarlaky dalam wawancara di Youtube Nusantara TV.
Kondisi pasca banjir bandang ini diduga memicu tekanan bawah tanah sehingga cairan minyak tersebut naik ke permukaan. Meski fenomena ini menarik perhatian luas, pihak pemerintah daerah memastikan bahwa saat ini aktivitas pengambilan cairan tersebut hanya dilakukan oleh warga desa setempat sesuai dengan kearifan lokal dan aturan gampong yang berlaku.
