Close Menu
    info terkini

    Pencarian Jenazah Muhammad Dani Ditemukan 1 Hari Setelah Diduga Diterkam Buaya di Peunaron

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Harga Sawit Aceh Turun Jadi Rp 1.600 per Kg
    Nasional

    Harga Sawit Aceh Turun Jadi Rp 1.600 per Kg

    RedaksiMay 10, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com | Aceh – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Aceh Utara menyatakan harga tanda buah segar (TBS) sawit di tingkat pengepul di daerah itu turun dari Rp 2.200 menjadi Rp 1.600 per kilogram.

    Ketua Apkasindo Kabupaten Aceh Utara Kastabuna mengatakan turunnya harga TBS tersebut merupakan dampak larangan ekspor minyak mentah sawit atau CPO.

    Advertising
    Demo

    “Harga TBS tingkat pengepul saat ini Rp 1.600 per kilogram. Kondisi tersebut membuat petani mulai mengeluh. Padahal, sebelum adanya pelarangan ekspor CPO, harga sawit di Aceh Utara mencapai Rp 3.500 per kilogram,” kata Kastabuna, Senin (9/5/2022).

    Iklan
    Iklan

    Baca Juga: Jalan Bayeun Aceh Timur Rusak Akibat Truk Sawit, PT Koperasi Prima Jasa Perbaiki asal Jadi

    Baca Juga: Lagi Sabu Asal Aceh Senilai 16 Milyar, Dalam Mobil Pick Up Bermuatan Bibit Sawit di Gagalkan Polda Sumsel

    Harga TBS di tingkat pabrik saat ini berkisar antara Rp 2.050 hingga Rp 2.065 per kilogram. Harga tersebut turun dari sebelum lebaran pada kisaran Rp 2.565 per kilogram.

    “Harga TBS terus turun, meskipun belum penetapan harga yang dikeluarkan pemerintah usai kebijakan pelarangan ekspor CPO atau minyak mentah sawit,” kata Kastabuna.

    Apkasindo, kata Kastabuna, meminta Presiden RI Joko Widodo mengevaluasi kebijakan larangan ekspor CPO. Sebab, larangan ekspor CPO diprediksi akan merugikan petani.

    “Kami khawatir larangan ekspos CPO tersebut membuat harga TBS sawit semakin turun, sehingga mengurangi pendapatan petani sawit. Tentunya ini berdampak negatif pada perekonomian,” kata Kastabuna.

    Baca Juga: Berita Terkini Aceh Timur & Aceh

    sumber : Antara

    CPO Aceh Timur Harga Sawit Aceh Harian Aceh Kabar Aceh Timur Petani Sawit Aceh Timur
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Pencarian Jenazah Muhammad Dani Ditemukan 1 Hari Setelah Diduga Diterkam Buaya di Peunaron

    zakariaSeptember 5, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Pencarian korban yang diduga diterkam buaya di Sungai DK 1,…

    Poltekpel Malahayati Bekali Penguatan Mitigasi Bencana dan Dukung Pemulihan Masyarakat Aceh Timur

    September 5, 2026

    Dpr Sorot Data Dtsen Berantakan, Bps Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp1,473 Triliun

    September 4, 2026
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Pencarian Jenazah Muhammad Dani Ditemukan 1 Hari Setelah Diduga Diterkam Buaya di Peunaron

    September 5, 2026
    terpopuler

    MENANG TELAK! MUSMULYADI RAUP 124 SUARA DI PILCHIK Peukan Idi Cut

    September 2, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.