Aceh Timur | Menanggapi isu dugaan Keteledoran petugas Kemenag Aceh Timur terkait bantuan/beasiswa anak yatim akibat kelalaian petugas di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Aceh Timur dalam menginput data, HMI Aceh Timur minta Kemenag Aceh Timur untuk tanggung jawab.
Hal itu disampaikan Ketua Umum HMI Aceh Timur Hidayatul Mustaqim kepada media ini, “Kami Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Aceh Timur meminta Kemenag Aceh Timur untuk tanggung jawab atas kelalaian ini, dan meminta kepala kanwil kemenag Aceh untuk untuk memberi sanksi disiplin terhadap bawahannya di aceh timur,” Ujarnya.
Mustaqim menganggap Mereka menganggap ini Keteledoran yang sangat fatal dan harus cepat ditindak oleh pihak terkait.
Baca Juga:
- Rocky Kembali Jadi Sorotan, Ia Diisukan Dalam Perebutan Kursi PSI Aceh Hadapi Dua Tokoh Yang Tak Kalah Tenarnya
- Lantik DPP Muda Seudang 2026–2030, Mualem: Jadi Motor Perubahan Tekan Kemiskinan di Aceh
- Abrasi Telan Pesisir Matang Rayeuk, Bibir Pantai, Jalan, dan Tambak Menyatu dengan Laut
- Aceh Bukan Penghasil Kopi Terbanyak di Indonesia, Ini 10 Besar Versi BPS
- Nama Hilang dari Daftar Korban Banjir, Warga Alue Ie Mirah Datangi Kantor Keuchik
“Ini Keteledoran yang sangat fatal, bantuan yatim aja mereka berani begitu, apa lagi yang lain, padahal beasiswa yatim itu seharusnya menjadi prioritas utama mengingat keadaan ekonomi masyarakat yang saat ini semakin terpuruk,” ketus Mustaqim.
Mustaqim menambahkan mereka merasa kecewa terhadap Kemenag Aceh Timur.
“Kami keluarga besar HMI aceh timur merasa kecewa atas kinerja kemenag aceh timur, seharusnya bantuan/beasiswa yatim ini bisa di nikmati anak yatim untuk membeli perlengkapan sekolah, di Aceh Timur malah begini,” ungkap mustaqim dengan nada kesal.
Sebagai mana diberitakan sebelumnya bahwa diduga akibat keteledoran petugas di Kantor Kemenag Aceh Timur, salah seorang Anak yatim yang sebelumnya bersekolah di MIN Peureulak tidak mendapatkan bantuan yatim pada tahun 2021.***

