Infoacehtimur.com, Peunaron – Demi meningkatkan kekhusukan ibadah umat Islam dalam bulan yang penuh keampunan, Pemerintah berharap PDAM Tirta Persada Aceh Timur lebih optimal dalam melayani pelanggan di setiap kecamatan, terutama daerah pedalaman seperti Peunaron.
“Layanan air bersih harus lebih optimal, maka kita harap PDAM Tirta Persada Cabang Peunaron, harus melaporkan setiap kendala dan peralatan yang rusak pasca bencana banjir kemarin ke pusat,” kata Camat Peunaron, H. Muhammad Ishak, S.Pd.I, MA, ketika berkunjung ke PDAM Cabang Peunaron di Bukit Cinta, Peunaron Baru, Peunaron, Rabu (11/2).
Berdasarkan keterangan dari pihak PDAM Cabang Peunaron, beberapa peralatan tambahan dibutuhkan dan perlu pengadaan, seperti Wash-Out atau kran penguras yang letaknya di ujung instalasi jaringan dan injeksi pengolahan 10 liter per detik.
“Kita berharap selama Ramadan tidak terjadi pemadaman air, karena kebutuhan air sangat dibutuhkan warga pedalaman, apalagi warga Peunaron hanya mengandalkan air PDAM,” kata alumni YPI Darussa’adah Idi Cut ini.
H. Muhammad Ishak menambahkan, pasca banjir bandang yang terjadi 26 November lalu, Peunaron telah memasuki musim kemarau, sehingga tidak sedikit warga yang bukan pelanggan PDAM harus menggunakan air sungai.
“Kita berharap, seluruh pelanggan PDAM dengan jumlah mencapai 720 pelanggan mendapatkan air yang layak digunakan untuk mandi dan mencuci,” kata Ketua Umum BKPRMI Aceh Timur.
Pihaknya juga mengapresiasi dorongan Bupati Aceh Timur, karena selama ini terus mendorong pihak PDAM untuk bekerja maksimal dan melayani masyarakat secara optimal. “Kita pihak PDAM lebih menekan operator atau petugas jag air agar air yang dialiri ke pelanggan tidak tersendat, sehingga bulan Ramadhan benar-benar berkah,” pungkas H. Muhammad Ishak. (***).

