Infoacehtimur.com, Sejarah – TEUNGKU Haji Fakir Hakir Ahmad Dewi seorang tokoh ulama pendakwah, lahir 19 Januari 1951 di Dusun Bantayan, Gampong Keude, Kecamatan Darul Aman, Idi Cut, Aceh Timur.
Ayahnya Teungku Muhammad Husen berasal dari Desa Meunasah Kumbang, Kec. Syamtalira Aron Aceh Utara. Kakeknya Teungku Hasballah, ulama besar dari Samudera Pase yang digelar Teungku Chik di Meunasah Kumbang.
Teungku Hasballah Meunasah Kumbang menguasai Ilmu Tafsir, Bayan, Fiqh, Siyasah, dan Ilmu Mantiq. Tokoh berbadan atletis ini terkenal sebagai ulama moderat yang menguasai dengan baik bahasa Aceh, Perancis dan Inggris.
Ketajaman pikirannya dikagumi oleh kawan maupun lawan. Pada saat perang kolonial Belanda di Aceh berkecamuk, beliau ikut bergabung dengan mujahidin lainnnya berperang di Samudera Pase.
Selain itu beliau sangat ahli dalam Ilmu Faraid, ahli dalam hal dialog dan pidato, bakat ini sepenuhnya turun kepada Tgk. Ahmad Dewi.
Baca Juga:
- Polisi: Pria di Madat Aceh Timur Ditemukan Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Autopsi
- “Semakin Tinggi Pohon Menjulang, Semakin Kencang Angin Menerjang”: APDESI Minta Warga Tak Terprovokasi Fitnah ke Bupati Al-Farlaky
- Isu Liar Bayangi Pemulihan Banjir Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky ‘Diserang’ di Tengah Kerja Lapangan
- Keluarga Duga Anaknya Tewas Dianiaya Oknum Polisi, Laporan Resmi Masuk ke Polda Aceh
- Mantan Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Gabung ke PKB
Ibunya bernama Dewi kelahiran Peudagee (Serdang Pedagai), Sumatera Utara, nama inilah yang kemudian menjadi nama belakang Teungku Ahmad Dewi. Nama lahir beliau adalah Ahmadullah, namun karena wajahnya yang mirip dengan ibunya, maka orang-orang mengaitkan dengan nama ibunya, disebutlah Ahmad Dewi.
Akhirnya beliau lebih dikenal dengan nama Ahmad Dewi tinimbang Ahmadullah nama aslinya.
Pendidikan
Sekolah formal yang sempat ditempuh oleh Ahmad Dewi muda adalah Madrasah Ibtidaiyah Idi Cut. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Dayah, yaitu Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Matang Geutoe Idi Cut pada tahun 1964.
Menurut sebuah informasi, Tgk. Ibrahim Bardan (Abu Panton) juga pernah belajar di dayah yang dipimpin oleh Tgk. H. Muhammad Thaib ini.
Halaman Selanjutnya
