Infoacehtimur.com | Aceh – Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Barat Selatan Aceh KP3 BARSELA menegaskan perubahan nomenklatur dari Aceh Barat Selatan ABAS menjadi Barat Selatan Aceh BARSELA adalah penyempurnaan perjuangan, bukan penghapusan gagasan ABAS.
Hal itu disampaikan Ketua Formatur KP3 BARSELA Hafil Fuddin di Banda Aceh, Sabtu 13/6/2026. Hafil yang juga mantan Panglima Kodam Iskandar Muda IM menyebut perubahan konsep dilakukan setelah kajian, diskusi publik, dan evaluasi perkembangan wilayah.
“ABAS adalah fondasi sejarah perjuangan. Sementara BARSELA merupakan bentuk penyempurnaan dari perjuangan tersebut agar lebih sesuai dengan realitas wilayah dan tantangan pembangunan saat ini,” kata Hafil.
Baca Juga: Pemekaran Aceh, Provinsi Aceh Barat Selatan 6 Kabupaten Siap Gabung, Ini Calon Ibukotanya
Baca Juga: Pertemuan Sosialisasi Pemekaran Wilayah Kabupaten Baru “Bandar Khalifah”
Menurut Hafil, konsep ABAS awal disusun berdasarkan kondisi administratif, politik, dan dinamika kewilayahan saat itu. Namun kajian terbaru menunjukkan perlunya penyesuaian agar provinsi baru lebih mencerminkan karakteristik kawasan sesungguhnya.
Ia menilai kawasan Pantai Barat dan Selatan Aceh punya kesamaan geografis, sosial, budaya, serta orientasi pembangunan yang terbentuk alami selama berabad-abad. Kesamaan itu terlihat dari pola interaksi masyarakat, jaringan perdagangan, konektivitas transportasi, hingga struktur ekonomi.
“Kawasan Barat Selatan memiliki identitas yang lebih utuh dan kohesif karena dibentuk oleh kesamaan sejarah, budaya, dan tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat di wilayah pesisir Samudera Hindia,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya

