Aceh Timur | Laka Lantas di Aceh Timur kembali merenggut nyawa, kejadian tersebut terjadi sekitar jam 16.30 di Jln. Lintas Medan – Banda Aceh Ds. Dama pulo sa Kec. Darul Aman Kab. Aceh Timur. Rabu 23/02/2022
Laka itu terjadi Antara Mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BK 1334 AAC degan Sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BL 3523 DAB.
Diketahui Pengemudi Mobil Daihatsu Xenia bernama DAVID WIJAYA (27) warga Ds. Jalan Suka Ramai II Kec. Medan Area Kota Medan. sedangkan Pengendara Sepeda motor honda Vario bernama FATIMAH (50) warga Dsn. Krueng Nusa Ds. Matang Nehen Kec. Nurussalam Kab. Aceh Timur.
Baca Juga :
- 3,1 Ton Zakat Padi Hasil Panen Petani Tersalurkan di Gampong Baro Julok
- Pendaftaran Dibuka! Kemensos Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026, Gaji S1 Rp3,2 Juta – Rp5,2 Juta
- Harga Emas di Idi Rayeuk Stabil Sepekan, Emas Murni 99 Dijual Rp8,3 Juta per Mayam
- Trump: AS Tak Akan Kembali Perang dengan Iran Kecuali Ada Korban Tewas Tentara Amerika
- Zulmi: Peletakan Batu Pertama Masjid Baiturrahmah Lhok Asahan Dimulai, “Mari Jaga Semangat Gotong Royong”
Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK, MH, melalui Kasat Lantas AKP Trisnawati, dalam laporan mengatakan “Daihatsu Xenia BK 1334 AAC yang di kemudikan oleh David Wijaya melaju dari arah Banda Aceh menuju ke Arah Medan, Sedangkan Sepeda motor Honda Vario BL 3523 DAB yang di kendarai oleh FATIMAH melaju dari arah yang sama berada di depan mopen tersebut.” jelasnya
Lanjutnya “Sesampainya di TKP Sepmor Honda vario yang semula melaju di bahu jalan kemudian naik ke badan jalan, karena jarak mopen yang sudah dekat dengan sepmor sehingga tabrakan tidak dapat terhindari.”
“Akibat nya pengendara sepmor terhempas ke badan jalan dan mengalami luka berat dan kemudian meninggal dunia”.tutupnya
Akibat dari kejadian Laka Lantas tersebut Mopen Daihatsu Xenia BK 1334 AAC mengalami kerusakan di bagian depan sebelah kiri sedangkan sepmor honda vario BL 3523 DAB mengalami kerusakan di bagian belakang dan samping sebalah kanan dan mengalami kerugian Rp. 5.000.000,00, ( Lima Juta rupiah).***
