Aceh Timur | Laka Lantas di Aceh Timur kembali merenggut nyawa, kejadian tersebut terjadi sekitar jam 16.30 di Jln. Lintas Medan – Banda Aceh Ds. Dama pulo sa Kec. Darul Aman Kab. Aceh Timur. Rabu 23/02/2022
Laka itu terjadi Antara Mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BK 1334 AAC degan Sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BL 3523 DAB.
Diketahui Pengemudi Mobil Daihatsu Xenia bernama DAVID WIJAYA (27) warga Ds. Jalan Suka Ramai II Kec. Medan Area Kota Medan. sedangkan Pengendara Sepeda motor honda Vario bernama FATIMAH (50) warga Dsn. Krueng Nusa Ds. Matang Nehen Kec. Nurussalam Kab. Aceh Timur.
Baca Juga :
- Dari Sumur Tradisional Ke Legal: BPMA Kejar Lifting Migas Aceh Timur, 4 Kecamatan Jadi Perintis
- Sudah 9 Hari Berlalu Semangatnya Masih Nyala! SMKN 1Idi Borong Juara Di Karnal HUT RI Ke-81 Aceh Timur
- 9 Bulan Pasca Banjir, Sektor Perikanan Aceh Timur Dengan Kerugian Rp2,5 Triliun Belum Tersentuh
- Ketua TP PKK Aceh Timur Serahkan Bantuan UEP Untuk 30 Ibu-Ibu Pelaku UMKM
- Bupati Al-Farlaky Perjuangkan Pengembangan Kawasan Monisa Peureulak ke Kementerian Kebudayaan
Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK, MH, melalui Kasat Lantas AKP Trisnawati, dalam laporan mengatakan “Daihatsu Xenia BK 1334 AAC yang di kemudikan oleh David Wijaya melaju dari arah Banda Aceh menuju ke Arah Medan, Sedangkan Sepeda motor Honda Vario BL 3523 DAB yang di kendarai oleh FATIMAH melaju dari arah yang sama berada di depan mopen tersebut.” jelasnya
Lanjutnya “Sesampainya di TKP Sepmor Honda vario yang semula melaju di bahu jalan kemudian naik ke badan jalan, karena jarak mopen yang sudah dekat dengan sepmor sehingga tabrakan tidak dapat terhindari.”
“Akibat nya pengendara sepmor terhempas ke badan jalan dan mengalami luka berat dan kemudian meninggal dunia”.tutupnya
Akibat dari kejadian Laka Lantas tersebut Mopen Daihatsu Xenia BK 1334 AAC mengalami kerusakan di bagian depan sebelah kiri sedangkan sepmor honda vario BL 3523 DAB mengalami kerusakan di bagian belakang dan samping sebalah kanan dan mengalami kerugian Rp. 5.000.000,00, ( Lima Juta rupiah).***
