Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Warga Desa Pucok Alue Barat, Kecamatan Simpang Ulim, mendatangi Pendopo Bupati Aceh Timur untuk menyampaikan keluhan terkait penyaluran bantuan uang jadup banjir yang dinilai tidak tepat sasaran, Jumat (10/4/2026).
Salah satu perwakilan desa, sebut saja Ibu Mawar (buakan nama sebenarnya), menyampaikan bahwa banyak masyarakat di desanya yang terdampak banjir justru tidak menerima bantuan. Sebaliknya, yang menerima justru warga yang tidak terkena banjir.
“Saat ini yang menerima jadup adalah mereka yang tidak terkena banjir. Bukan korban,” ungkap Ibu Mawar saat menghadap Bupati Iskandar Usman Al Farlaky.
Baca Juga: Video: Ratusan Emak-Emak Demo di Aceh Timur, Tuntut Kejelasan Data Korban Banjir
Baca Juga: Emak Emak Geurudhuk Kanto Kebersihan Idi Rayeuk Pagi Ini
Dari data yang dilaporkan, terdapat 20 orang yang terdaftar sebagai korban banjir di Desa Pucok Alue Barat. Namun hanya 3 orang yang mendapatkan bantuan, sementara 17 orang lainnya tidak mendapat apa-apa.
Ibu Mawar menambahkan, warga sudah membuat surat pengaduan sesuai saran bupati dan mengajukan keluhan melalui keuchik (kepala desa).
Namun, kepala desa tidak menyetujui pengajuan tersebut. Karena tak mendapat restu dari keuchik, perwakilan warga memutuskan menghadap langsung ke bupati.
Berkat keberanian menyampaikan data langsung ke pendopo, perwakilan warga disambut oleh penjaga dan akhirnya bertemu Bupati Iskandar Usman Al Farlaky untuk melaporkan kejadian tersebut.
Bupati menerima langsung keluhan warga terkait ketidaktepatan sasaran penerima jadup banjir di Pendopo Bupati Idi.
