Jakarta | PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi” atau “Perseroan”) dengan ini mengumumkan keberhasilan penyelesaian akuisisi seluruh saham yang diterbitkan ConocoPhillips Indonesia Holding Ltd. (“CIHL”) dari Phillips International Investments Inc., anak perusahaan ConocoPhillips Company (“COP”).Kamis. (03/03/2022)
CIHL memiliki sepenuhnya saham ConocoPhillips (Grissik) Ltd (“CPGL”), sebagai Operator dari Corridor PSC dengan kepemilikan 54% working interest dan 35% interest di Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd. (“Transasia”).
Baca Juga:
- “JANGAN ANGGAP BIASA!” Sayed Juragan: Pembuangan Bayi di Arakundoe Tamparan Keras Untuk Aceh
- Realisasi Belanja Daerah Aceh Timur Baru 35,02 Persen hingga Juli 2026, Anggaran Capai Rp2,04 Triliun
- Biang Masalah Penyebab BBM Langka di Aceh Tamiang
- LGBT Jadi Ancaman Negara! Lalu Bagaimana Nasibnya di Tanah Serambi Mekkah?
- Proyek Jembatan Gantung Tebagkalai Senilai Rp2,9 Miliar Mangkrak Sejak 2016, Kini Ditinjau Ulang Bupati Alfarlaky
Corridor PSC memiliki dua lapangan produksi minyak dan tujuh lapangan produksi gas berlokasi di onshore Sumatra Selatan, Indonesia, berdekatan dengan operasi MedcoEnergi di Sumatra Selatan. Mayoritas produksi dijual melalui kontrak jual beli gas jangka panjang kepada mitra yang handal di Indonesia dan Singapura. Melalui Transasia, MedcoEnergi memiliki kepemilikan saham minoritas pada jaringan pipa gas yang menyuplai pelanggan di Sumatra Tengah, Batam, dan Singapura.
Akuisisi ini sesuai dengan strategi MedcoEnergi untuk memiliki dan mengembangkan aset yang berkualitas tinggi serta menghasilkan arus kas positif. Akuisisi ini juga memperkuat posisi MedcoEnergi sebagai perusahaan energi dan sumber daya alam independen terkemuka di Indonesia dan menegaskan kembali komitmen Perseroan terhadap pembangunan nasional Indonesia. Akuisisi ini akan menghasilkan sinergi dengan operasi MedcoEnergi di Sumatra serta mendukung Strategi Perubahan Iklim Perseroan, termasuk peluang carbon capture.
PANDUAN PERUSAHAAN TAHUN 2022
Panduan Pro Forma MedcoEnergi 2022 pasca transaksi, sebagai berikut:
• Produksi Minyak & Gas 155 mboepd
• Penjualan Listrik 3.500 GWh
• Biaya Produksi Minyak & Gas per unit di bawah AS$10/boe
• Belanja Modal Minyak & Gas AS$275 juta dan Ketenagalistrikan AS$50 juta

