Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Aksi massa yang berlangsung di area PT Bumi Flora, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, kian memanas pada Senin (28/9/2026) kemarin.
Pantauan di lapangan, kericuhan terjadi di tengah tuntutan warga terkait status Hak Guna Usaha (HGU) yang dinilai bermasalah. Sejumlah fasilitas milik perusahaan dilaporkan rusak dan hangus dilalap si jago merah.
Berdasarkan pendataan sementara pihak perusahaan, fasilitas yang terdampak meliputi: 1 unit gudang, 1 unit ekskavator (bekho), 1 unit dozer, 1 unit gedung, 1 unit gudang getah, 1 unit klinik, 2 unit rumah.
Asap tebal sempat terlihat membubung dari area perusahaan, membuat situasi semakin mencekam.
Manager PT Bumi Flora, Adi Santoso, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan tersebut.
“Pasca kejadian, kami saat ini masih melakukan pendataan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan maupun terbakar. Untuk saat ini, data yang kami peroleh masih bersifat sementara,” ujar Adi Santoso.
Ia menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi seluruh fasilitas. Soal total kerugian, perusahaan belum bisa memastikan angka pastinya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi masih dalam pengawasan. Aparat keamanan dilaporkan berjaga untuk mengantisipasi meluasnya kericuhan.


