Close Menu
    info terkini

    Dijanjikan ke Australia, 2 Anak Aceh Tamiang Malah Disekap dan Disetrum di Madagaskar

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Mengenal Asmara Subuh: Asal-Usul hingga Dampaknya
    Citizen

    Mengenal Asmara Subuh: Asal-Usul hingga Dampaknya

    zakariaMarch 16, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbanyak di dunia, bulan Ramadan menjadi salah satu momen yang dinantikan banyak orang.

    Selain penuh berkah, Ramadan juga menjadi bulan munculnya beragam tradisi unik yang hanya ditemui satu tahun sekali saja. Salah satunya adalah asmara subuh.

    Advertising
    Demo

    Apa itu asmara subuh? Ketahui lebih lanjut di bawah ini!

    Asmara subuh adalah kebiasaan para anak remaja di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Medan, Sumatra Utara kala Ramadan tiba.

    Sesuai namanya, kebiasaan ini mengacu pada saat lelaki dan perempuan yang bukan muhrim bertemu untuk memadu kasih alias pacaran.

    Biasanya, mereka bertemu seusai santap sahur di tempat-tempat umum, seperti taman, pinggir jalan, hingga pantai.

    Dilansir dari suara.com, berdasarkan penuturan Profesor Dr Badaruddin MA, sosiolog Universitas Sumatra Utara (USU), asmara subuh adalah budaya masyarakat yang sulit dihilangkan.

    Istilah tersebut sudah ada sejak dulu, dan biasanya dilakukan oleh sekelompok muda-mudi untuk mengisi kekosongan menjelang pagi.

    Tidak jarang, tradisi ini dibarengi dengan kegiatan keliling kota, main petasan, konvoi sepeda motor sambil kebut-kebutan, ugal-ugalan, atau balapan liar di jalanan.

    Akibatnya, kegiatan ini pun dinilai sebagai bentuk pelanggaran etika dan moral di mata masyarakat.

    Pemandangan para remaja yang tengah memadu kasih di tempat umum juga dianggap menyimpang.

    MUI Sumatra Utara bahkan melarang dan memfatwakan tradisi asmara subuh sebagai kegiatan haram.

    Selain bisa membatalkan puasa, kebiasaan para remaja ini juga bisa saja menimbulkan niat dan pikiran jahat di bulan Ramadan.

    Selain itu, aparat kepolisian dan satpol PP pun dikerahkan untuk memantau dan melakukan penertiban untuk menghentikan aktivitas ini.

    Namun, para remaja tersebut rupanya cukup lihai. Mereka kerap berganti-ganti lokasi sehingga pihak berwajib kesulitan untuk melakukan pemantauan.

    Ramadhan Ramadhan 2024
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Dijanjikan ke Australia, 2 Anak Aceh Tamiang Malah Disekap dan Disetrum di Madagaskar

    zakariaAugust 14, 2026

    LAGI-LAGI! 2 Warga Aceh Tamiang Dijebak, Disekap dan Diduga Disiksa di Sarang Penipuan Madagaskar Infoacehtimur.com…

    Di Tengah Keterbatasan, Bupati Al-Farlaky Jadi Harapan Baru Pengobatan Fauzan di Jakarta

    August 14, 2026

    Bupati Aceh Timur Serahkan 20 Mobil Pick Up untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Ekonomi Warga Sampai ke Desa

    August 14, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Dijanjikan ke Australia, 2 Anak Aceh Tamiang Malah Disekap dan Disetrum di Madagaskar

    August 14, 2026
    terpopuler

    Baitul Mal Aceh Timur Buka Penerimaan Proposal Bantuan Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran Gratis

    August 10, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.