Close Menu
    info terkini

    Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Mengenang 19 Tahun Syahid Teungku Ishak Daud saat Kontak Senjata Dengan TNI > Page 2
    News

    Mengenang 19 Tahun Syahid Teungku Ishak Daud saat Kontak Senjata Dengan TNI

    IlhamSeptember 8, 2023
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link
    Tokoh pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yakni Teungku Ishak Daud. Foto: (dok. Istimewa)

    Sama seperti di Malaysia, Ishak Daud juga bekerja serabutan, dari buruh bangunan hingga sopir angkutan. Di Singapura pula Ishak Daud mulai mengenal Gerakan Aceh Merdeka, apalagi saat itu banyak aktivis Aceh Merdeka menggelar pertemuan politik.

    Praktis, selama bekerja di Singapura Ishak sering mengikuti pertemuan tersebut. Ini pula yang membuka wawasannya tentang sejarah Aceh. Pada Juni 1987, Ishak akhirnya disumpah oleh Tengku Abdullah Musa sebagai anggota GAM.

    Advertising
    Demo

    Apalagi Allahyarham Hasan Tiro yang mengendalikan GAM dari Swedia butuh pemuda Aceh untuk dididik pendidikan militer dan dikirim ke Libya. Ishak Daud termasuk dalam rombongan 40 orang pemuda Aceh yang dikirim ke Libya.

    Sepulang dari Libya, Ishak Daud singgah di Singapura selama 12 hari. Ia pun memutuskan pulang ke Aceh melalui Pelabuhan Tanjung Balai. Dari sana ia naik bus dan kembali ke kampung halamannya di Idi Rayeuk.

    Awalnya dia bekerja sebagai pedagang Ikan dan diam-diam merekrut pemuda untuk terlibat GAM. Ishak termasuk tokoh pertama yang mengibarkan bendera Aceh Merdeka di SMA Idi Rayeuk, Aceh Timur pada 4 Desember 1989 setelah pengibaran bendera di Gunung Halimun, Pidie, yang dilakukan Hasan Tiro pada 4 Desember 1976.

    Menurut penuturan Umar, almarhum dikenal sebagai sosok tegas dan punya komitmen tinggi. Umar adalah pengawal setia sang panglima paling tenar di era tahun 2000-an tersebut.


    “Abusyik meunyoe ka geupeugah A tetap A, hana meugantoe (Abusyik kalau sudah bilang A tetap A, tidak akan terganti),” kenang Umar.***

    1 2
    Harian Aceh Ishak Daud Konflik Aceh
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

    zakariaSeptember 6, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., kembali mendapat apresiasi…

    Milad BKPRMI Ke-49, Puluhan Kader Lakukan Bersih-Bersih Masjid

    September 6, 2026

    Julok Juara Lomba Masak Serba Ikan se-Aceh Timur

    September 6, 2026
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

    September 6, 2026
    terpopuler

    Pemuda di Peunaron Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Menyeberang Sungai

    September 4, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.