“Tidak hanya semata pergelaran acara, tetapi kegiatan seperti ini juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat. UMKM bergerak, pedagang ramai, dan aktivitas masyarakat ikut tumbuh,” katanya.
Apresiasi untuk Semangat Kebersamaan Warga
Bupati Al-Farlaky mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang ikut memeriahkan malam takbiran. Ia menilai hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan syiar Islam yang terus terjaga di Aceh Timur.
Bupati juga memaparkan agenda Idul Adha keesokan harinya. Pada Rabu pagi, ia dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Zadul Muad, Peureulak, dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban kepada panitia. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan open house di kediaman Blang Bitra.
Menutup keterangannya, Bupati berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Semoga momentum Idul Adha ini semakin mempererat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat Aceh Timur,” pungkas Bupati Al-Farlaky.
Pawai takbir keliling ini menjadi pembuka rangkaian perayaan Idul Adha 1447 H di Aceh Timur yang diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal.

