Close Menu
    info terkini

    Lapor Ke Keusyik Tak Digubris, Warga Pucok Alue Barat Adu Langsung ke Bupati Alfarlaky: Penerima Jadup Banjir Tidak Tepat Sasaran

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Operasi Gabungan dan Tanam Pinang Untuk Memulihkan Hutan Leuser di Aceh Tamiang
    Aceh Tamiang

    Operasi Gabungan dan Tanam Pinang Untuk Memulihkan Hutan Leuser di Aceh Tamiang

    ridhaJanuary 1, 2025
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Persiapan personel Polda Aceh untuk Operasi di Kawasan Hutan Leuser, Tenggulun, Aceh Tamiang (16/12/2024)
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com – Seluas 971 hektare “hutan larangan” kawasan Taman Nasional Gunung Laeuser (TNGL) di Tenggulun, Aceh Tamiang, telah dibuka, dirusak, dan kayu-kayu hutan Leuser dijual oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

    Tak ada keterangan, sejak kapan perambahan 971 hektare hutan itu terjadi. Namun, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) selaku penanggung jawab dan pemangku kawasan Hutan Konservasi TNGL menyatakan berkomitmen untuk memulihkan hutan dan mencegah serta mengamankan hutan demi kelestarian alam.

    “Dari sekitar 971 hektare kawasan yang telah terbuka, kami menargetkan sekitar 711,82 hektare lahan dapat dikuasai kembali untuk kemudian dipulihkan agar kawasan tersebut dapat kembali seperti semula,” sebut Kepala BBTNGL Subhan, S.Hut., M.Si di Polres Aceh Tamiang, melalui keterangan tertulis, pada Senin (16/12/2024).

    Keterangan tersebut disampaikan dalam Operasi Gabungan Penertiban dan Penegakan Hukum terhadap perambahan Taman Nasional Gunung Leuser. Operasi tersebut berlangsung sejak 16 hingga 21 Desember 2024.

    Operasi tersebut melibatkan 300 personel dari unsur Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan, BBTNGL, Kepolisian Daerah Aceh, Kodam Iskandar Muda, Pemerintah Daerah.

    Tidak ada satupun pelaku perusak hutan maupun ‘toke’ penjual hutan aceh yang berhasil ditangkap melalui Operasi Gabungan tersebut.

    Usai operasi pada Rabu (24/12/2024), Direktur Pencegahan dan Pengamanan LHK, Rudianto S Napitu menyatakan bahwa operasi gabungan untuk menguasai dan memulihkan kawasan hutan yang sudah rusak itu berjalan lancar.

    “Tim telah memasang 42 plang larangan di batas kawasan TNGL dan dilahan yang sudah dibuka. Kami juga menanam 3.500 bibit pinang di batas kawasan sepanjang 15 kilometer,” kata Rudianto, Rabu (24/12).

    Pemasangan plang larangan membuka lahan di kawasan TNGL

    Sejumlah 1.500 batang sawit yang tertanam dalam kawasan TNGL turut dicabut dalam operasi gabungan tersebut. Sawit-sawit itu tumbuh diatas lahan yang sebelumnya ditumbuhi ribuan pepohonan hutan Leuser yang dilindungi.

    Rudianto menyatakan pihaknya optimis bahwa hutan yang telah rusak dapat pemulihan kembali. Hutan Leuser sebagai penyangga keseimbangan ekosistem dan pencegah bencana banjir itu termasuk rumah bagi satwa kunci Sumatera, yakni Harimau, Gajah, dan Orang Utan.

    Datuk Penghulu Kampung Tenggulun Heri Sutarto, menyampaikan apresiasi terhadap program operasi tersebut. Heri menegaskan bahwa hal yang paling penting adalah bagaimana mengubah pola pikir dan sudut pandang masyarakat.

    “Tentu ini bukan hal yang mudah dan membutuhkan proses yang panjang,” ujar Datuk Penghulu Kampung Tenggulun.

    Pihaknya juga berharap ada solusi yang terbaik bagi masyarakat. Menurutnya, mungkin konsep seperti Perhutanan Sosial bisa diterapkan agar masyarakat setempat dapat merasakan manfaat dari keberadaan kawasan TNGL.

    polda aceh Polres Aceh Tamiang Taman Nasional Gunung Leuser
    Demo
    Demo
    Demo
    Demo
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo
    Highlights

    Lapor Ke Keusyik Tak Digubris, Warga Pucok Alue Barat Adu Langsung ke Bupati Alfarlaky: Penerima Jadup Banjir Tidak Tepat Sasaran

    zakariaApril 12, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Warga Desa Pucok Alue Barat, Kecamatan Simpang Ulim, mendatangi Pendopo…

    Motor Tamu dari Medan Digondol Maling Saat Shalat di Birem Bayeun

    April 10, 2026

    Warga Dusun Bengkel Geger, Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Idi

    April 10, 2026
    Demo
    INFO this WEEK

    Cara Cek Status Desil JKA 2026 Online

    April 5, 2026

    VIDEO: Harimau Muncul di Pemukiman, Warga Sijudo Dusun Sijuek Dilanda Ketakutan

    April 7, 2026

    Siapa Camat Julok Sekarang, Simak Profilnya

    April 9, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Lapor Ke Keusyik Tak Digubris, Warga Pucok Alue Barat Adu Langsung ke Bupati Alfarlaky: Penerima Jadup Banjir Tidak Tepat Sasaran

    April 12, 2026
    Terpopuler

    Cara Cek Status Desil JKA 2026 Online

    April 5, 20261,268
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.