Close Menu
    info terkini
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

    Kapolri: Saya Tegaskan Menolak Polisi di Bawah Kementerian

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > “Pengajian Seks” Bermodus Masuk Surga, Pimpinan Ponpes “Koyak” Puluhan Perawan Santri
    Nasional

    “Pengajian Seks” Bermodus Masuk Surga, Pimpinan Ponpes “Koyak” Puluhan Perawan Santri

    ridhaMay 26, 2023
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link
    Ilustrasi

    Infoacehtimur.com / Nasional – Sebuah lembaga pendidikan agama (pondok pesantren) menggelar pengajian tentang pendidikan seksual dan melancarkan aksi “sengklek” kekerasan seksual.

    Bukan Serigala, patut disebut “setan berbulu ustadz”, 2 orang jajaran pimpinan pondok pesantren berdalih memberi pengetahuan malah “sengklek” paksa berzina dengan santri.

    Modus dalam kejahatan liang paha itu adalah para santri “dijanjikan masuk surga” jika bersedia mengikuti “pengajian seks”.

    Walhasil, sejumlah 41 santri disebuah Pondok Pesantren di wilayah Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menjadi korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

    Para korban termasuk anak usia dibawah umur dengan rentang usia 16 – 17 tahun.

    • Baca juga:
    • Tertangkap Mesum, Mahasiswi 22 Tahun Ini Pernah Lakukan Sengklek Threesome.
    • Perekam dan Penyebar Video Pasangan “Sengklek” di Aceh Timur Diburu
    • Eksekusi Hukuman Cambuk Para Terpidana ‘Sengklek’ Zina di Aceh Timur

    “Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Lombok Timur,” kata Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, Nahar, dalam keterangannya, Kamis (25/5/2023), melansir Republika.

    Tersangka “Sengklek” TPKS ialah LMI (43 tahun) dan HSN (50) yang merupakan Pimpinan Pondok.

    Pelaku terancam hukuman maksimal berupa pidana mati, seumur hidup, dan/atau dapat dikenai pidana tambahan berupa pengumuman identitas pelaku.

    Melansir Republika, Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, meminta pihak kepolisian untuk membuka layanan pengaduan bersama.

    Layanan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya korban lain yang masih belum berani melaporkan kejadian.

    Banda Aceh Info Aceh info aceh timur hari ini Kekerasan Seksual Aceh
    Highlights
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

    Kapolri: Saya Tegaskan Menolak Polisi di Bawah Kementerian

    zakariaJanuary 26, 2026

    Infoacehtimur.com | Nasional – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak gagasan penempatan…

    Mendagri Jatuh Hati, Bupati Aceh Timur Iskandar Dapat Pujian: “Cepat dan Tepat Sasaran” 

    January 25, 2026

    Kemensos Salurkan Dana Santunan Korban Meninggal Banjir di Aceh Timur Rp 870 Juta

    January 25, 2026
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Begini Cara Mengurus Ijazah Hilang Gratis bagi Korban Bencana di Aceh

    January 23, 2026

    Ketua Komisi 3 DPRK Aceh Timur Ultimatum Bank Aceh Syariah: Relaksasi Kredit atau Rekening ASN Dipindahkan

    January 21, 2026

    Duka di Peureulak Barat: Rekontruksi Pembunuhan Khairul Nasri Ungkap Kronologi Mengerikan

    January 21, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

    Kapolri: Saya Tegaskan Menolak Polisi di Bawah Kementerian

    January 26, 2026
    Terpopuler

    Polisi Aceh Timur Ungkap Kasus Pembunuhan di Peureulak Barat, Pelaku Ditangkap

    December 29, 20251,075
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.