Close Menu
    info terkini

    Satgas PPA Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Elak Aceh Timur Senilai Rp20 Miliar ke Kejati Aceh

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Rakyat Aceh Menggugat Demo Kantor Gubernur: Tolak Batalyon, Minta Tanah Blang Padang Dikembalikan
    Aceh

    Rakyat Aceh Menggugat Demo Kantor Gubernur: Tolak Batalyon, Minta Tanah Blang Padang Dikembalikan

    zakariaJuly 7, 2025
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, Aceh – Sekelompok massa yang menamakan diri Rakyat Aceh Menggugat Keadilan dan Kemerdekaan atas Bangsa Aceh menggelar aksi demonstrasi pada Senin (7/7/2025).

    Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap berbagai persoalan yang dianggap mengancam hak dan masa depan rakyat Aceh.

    Demo

    Dengan membawa sejumlah spanduk, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, mulai dari penolakan terhadap pendirian batalyon TNI di Aceh hingga penghentian izin Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan.

    Beberapa tulisan yang terbentang dalam spanduk antara lain: “Tolak Pendirian Batalyon di Aceh”, “Kembalikan Tanah Blang Padang, Itu Tanah Wakaf Bukan Tanah Rampasan”, serta “TNI Adalah Penjaga, Bukan Penguasa”. Mereka juga menuntut agar izin tambang di kawasan hutan lindung dicabut serta menolak keberadaan HGU milik PT Bumi Flora di Aceh Timur.

    Baca Juga: Pemkab Aceh Timur Optimalkan PAD dari Lahan HGU

    Baca Juga: Gubernur Aceh Surati Prabowo Soal Isu Tanah Wakaf Masjid Baiturrahman

    Selain itu, massa menuntut penuntasan kasus-kasus korupsi di Aceh, serta mendesak agar tanah hibah untuk TNI di sejumlah wilayah dikembalikan kepada rakyat. “Aceh butuh lapangan pekerjaan, bukan batalyon,” bunyi salah satu poster.

    Para peserta aksi juga menyebut pendirian batalyon baru sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kesepakatan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia yang tertuang dalam MoU Helsinki tahun 2005. Mereka mendesak agar pemerintah pusat menghormati isi perjanjian tersebut.

    Massa dilaporkan masih menunggu kedatangan kelompok lain yang sedang dalam perjalanan menuju titik kumpul di Taman Ratu Safiatuddin. Setelah berkumpul penuh, massa akan melanjutkan aksi menuju Kantor Gubernur Aceh.

    Hingga berita ini diturunkan, aksi berlangsung tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi.

    Sumber: Muchlisin/ Beritakini.co

    Aksi Demo Harian Aceh Kantor Gubernur Aceh
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    Satgas PPA Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Elak Aceh Timur Senilai Rp20 Miliar ke Kejati Aceh

    zakariaMay 12, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (Satgas PPA) melaporkan dugaan penyalahgunaan…

    Lepas Kloter 7 di Banda Aceh, Bupati Aceh Timur: Jamaah Haji Orang Pilihan Allah, Doakan Aceh Damai

    May 12, 2026

    Jadi Orator Ilmiah Wisuda Unsam, Bupati Aceh Timur: Wisudawan Harus Siap ‘Tempur’ Hadapi Tantangan Dunia Nyata

    May 12, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Satgas PPA Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Elak Aceh Timur Senilai Rp20 Miliar ke Kejati Aceh

    May 12, 2026
    terpopuler

    Mimpi Panjang Terwujud: Politeknik IDI Resmi Berdiri di Aceh Timur, Kini Terima Murid Baru

    May 6, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.