Secara umum, progres pembangunan huntara dinilai sudah berjalan cukup baik. Namun, masih ada beberapa titik yang mengalami stagnasi.
Hal itu disebabkan vendor yang tidak aktif di lapangan serta adanya proses pergantian penyedia jasa, sehingga pengerjaan harus dilanjutkan pihak lain.
“Kita melihat secara keseluruhan sudah berjalan, tetapi memang ada beberapa yang masih jalan di tempat. Ini yang kita dorong agar segera dituntaskan,” kata Al-Farlaky.
Baca Juga: Al-Farlaky Tegaskan Dirinya Tidak Pernah Meninggalkan Para Penyintas Banjir Aceh Timur
Dalam kesempatan itu, Bupati mengapresiasi kehadiran dan komitmen para vendor. Ia mengajak seluruh pihak memperkuat koordinasi di lapangan.
Ia juga mengimbau setiap vendor yang bekerja di wilayah kecamatan berkoordinasi dengan camat dan kepala desa setempat agar kendala cepat diselesaikan bersama.
“Kita menjamin dan memberi ruang kepada siapapun yang menjadi vendor di Aceh Timur. Tidak ada yang menghalangi. Silakan bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup Al-Farlaky.

