Infoacehtimur.com, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Al-Farlaky, menyambut hangat kedatangan relawan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) Provinsi Aceh di halaman Pendopo Bupati Aceh Timur, Senin (29/12/2025) pagi. Relawan SKPA yang terdiri dari BPBA, Sekretariat MPU, Dinas Peternakan, Dinas Pendidikan, SKP, ESDM, dan DLHK, dikomandoi oleh Staf Ahli bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Almunizal Kamal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak dan Ibu sekalian yang hadir sebagai relawan. Kehadiran ini sangat membantu kerja-kerja kemanusiaan, baik bagi pemerintah maupun masyarakat,” ujar Al-Farlaky, Al-Farlaky.
Aceh Timur telah lebih dari satu bulan dilanda bencana banjir dan banjir bandang, dengan 24 kecamatan terdampak. Akses darat ke Aceh Timur sempat terputus total akibat genangan air setinggi hingga empat meter di ruas Jalan Nasional Medan-Banda Aceh.
Baca Juga: Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , Pantau Kesehatan Warga Cek Mbon
Baca Juga: Mobil Pick Up Bawa Mualem Kembali Aceh Tamiang Tanpa Kemewahan
“Selama masa itu, pasokan logistik dari Belawan harus dikirim menggunakan kapal Angkatan Laut dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) yang merupakan pusat produksi perikanan terbesar di Aceh Timur,” ungkapnya.
Bupati menambahkan, dirinya mengendalikan langsung pemerintahan dan operasi penanggulangan bencana dari Aceh Timur tanpa pulang ke rumah selama berminggu-minggu. “Alhamdulillah, saya baru kemarin pulang bertemu keluarga setelah sekian lama memimpin penanganan bencana dari lapangan,” katanya.
Selain persoalan logistik, Aceh Timur juga menghadapi kendala distribusi BBM, gas elpiji, serta pengendalian harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah menyalurkan bantuan melalui tiga jalur, yakni darat, udara, dan sungai.
“Jika Bapak Ibu masuk ke pedalaman, kondisi di sana sangat memprihatinkan. Air hampir setinggi tiang lampu. Banyak warga hanya bisa menyelamatkan diri menggunakan sampan seadanya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Al-Farlaky menekankan pentingnya sistem peringatan dini (early warning system) bencana di Aceh. Ia juga menyoroti kerusakan lingkungan sebagai penyebab utama banjir bandang.
“Saat saya turun langsung ke daerah pelosok, saya melihat hutan kita sudah gundul. Banyak kayu balok yang siap diturunkan melalui sungai. Dari hasil pantauan drone, kawasan penyangga Gunung Leuser juga mengalami kerusakan parah,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Bupati Aceh Timur berharap para relawan dapat bekerja dengan aman dan penuh kehati-hatian selama berada di lapangan. Ia juga berharap kehadiran relawan SKPA dapat mempercepat pemulihan Aceh Timur.
“Kita berharap Aceh Timur dan Aceh secara keseluruhan segera pulih, ekonomi masyarakat kembali tumbuh, dan anak-anak kita bisa kembali mendapatkan pendidikan yang layak seperti sediakala,” pungkas Al-Farlaky.

