Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Dilaporkan Bocah 17 tenggelam di Sungai Krueng Arakundoe Sejak tadi sore, kini para Personel Babinsa Koramil 20/Pante Bidari Kodim 0104/Aceh Timur Serda Saiful Bahri dan kawan-kawan membantu masyarakat melakukan pencarian korban.
Tenggelam nya anak tersebut di daerah aliran sungai (DAS) Arakundo tepatnya di Ds. Buket Bata, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Senin (16-05-2022).
Dalam laporan tertulisnya yang dikirim melalui via WhatsApp Danramil 20/Pb Kapten Arh Syafari menyampaikan bahwa korban merupakan seorang pelajar atas nama M. Farhan Bin Usman (17), warga Dusun Alue Bila, Desa Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.

Disampaikan oleh Danramil bahwa kronologis kejadian berdasarkan keterangan warga yakni Nasrul bahwa korban bersama 4 (Empat) orang temannya bermain di sungai Arakundo kurang lebih pukul 17.30 WIB. Dan saat itu mereka berenang dari arah Ds. Buket Bata menyeberangi sungai Arakundo menuju ke Ds. Meunasah Tunong,” urainya.
Danramil memaparkan, disaat mereka berenang bersama menyeberangi Sungai Arakundo dengan tujuan untuk berlomba siapakah yang duluan sampai di seberang. Korban tiba-tiba terlihat tenggelam, sehingga temannya berusaha menolong namun karena panik yang berusaha menolongpun melepaskan korban karena yang menolong tertarik kedalam arus sungai.
Melihat korban tenggelam, teman-temannya segera melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban. Sehingga orang tua yang dibantu Personel TNI dari Koramil 20/Pb, Polri dari Polsek Pante Bidari dan warga setempat, berusaha mencari di seputaran tenggelamnya korban.
Namun hingga berita ini ditayangkan korban belum diketemukan, dan masih melakukan pencarian sambil menunggu Tim BPBD Kab. Aceh Timur dan Tim SAR tiba dilokasi kejadian.***

Baca Juga:
- Chelsie Monica Kalahkan Magnus Carlsen di Catur Simultan Hong Kong
- Menag RI Minta Peserta Unjuk Rasa Gunakan Bahasa Santun Seperti Nabi Musa ke Firaun
- Tamu Allah Pulang: 784 Jemaah Aceh Mendarat, 10 Meninggal di Tanah Suci
- Bupati Dukung Pemekaran Aceh Timur Hidup Lagi: Dari “Bandar Khalifah” Kini “Peureulak Raya”
- Irigasi Rusak di Pante Bidari, 350 Hektare Sawah Terganggu, Bupati Alfarlaky Minta BWS Segera Perbaiki







